Momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-755, Plt Bupati Sumenep Berpesan 

- Editorial Team

Kamis, 31 Oktober 2024 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, dapurpos.com/ – Hari jadi Kabupaten Sumenep ke -755 Pemerintah Kabupaten menggelar upacara bendera ,yang dilaksanakan di depan kantor Pemerintahan Daerah Sumenep, Jawa Timur. Kamis (31/10/2024).

Bertindak sebagai Inspektur upacara Plt Bupati Sumenep, Dewi Khalifah, dengan komandan upacara Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo, yang diikuti oleh TNI/Polri, tokoh Masyarakat, tokoh Agama dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Sumenep Nyai Hj. Dewi Khalifah mengajak seluruh pihak untuk bersyukur dan bersama-sama membangun Sumenep agar semakin maju dan sejahtera. Ia memulai pidatonya dengan ucapan syukur kepada Allah SWT, yang masih memberikan kesempatan untuk memperingati hari jadi daerah tersebut yang ke-755.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ngabidi pamator ngireng badan kaule sadheje ngonjughegi poji sokkor dhe’ ajunan epon Allah se amorbe jeget se mokte tor se merte. Amarghe kantos sa’at samangken bedhen kaule sadheje  bisa ngalampane upacara parengeddhen are kadaddhiyan se kapeng 755 Kabupaten Sumenep,” ucapnya dalam bahasa Madura.

Nyai Dewi Khalifah dalam pidatonya menyampaikan harapannya agar momentum Hari Jadi Sumenep kali ini menjadi pijakan yang kuat untuk membangun kebersamaan antar warga serta seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Beliau menekankan pentingnya dukungan dari seluruh elemen, baik dari pemerintah, sektor swasta, komunitas, hingga masyarakat umum.

“Malar moghe tor mandher omor Kabupaten Sumenep se ampon atambe, pangareb sareng panyo’on moge atamba’a jugen kama’moran, kasamporna’an, tor kamajuan magersare-epon,” tuturnya penuh harap.

Pernyataan ini menggarisbawahi visi Kabupaten Sumenep yang ingin berkembang dengan dasar kolaborasi dan sinergi dari semua pihak. Di kesempatan ini, Nyai Dewi Khalifah memperkenalkan konsep “Pentahelix Sumenep Mabinare’ng Se Sarempek,” sebuah pendekatan pembangunan yang melibatkan lima pilar penting: akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Dengan pendekatan ini, beliau berharap agar Sumenep bisa mengakselerasi pembangunan di berbagai sektor yang secara langsung berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Rusaknya Demokrasi Indonesia, Antara Oligarki dan Matinya Suara Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Nyai Dewi Khalifah juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai prestasi yang telah diraih Kabupaten Sumenep di kancah nasional. Beliau menyoroti keberhasilan pemerintah daerah dalam meraih Penghargaan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) dengan predikat BB dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) serta penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Pangarghe’en SAKIP se noduwegi je’ pamarenta Kabupaten Sumenep se benget barenthheng tor ngongguwagi ka’angguy awujudtagi pamarenta’an se berse tor jau dheri KKN jugen anngkataghi abeinare’gan angradin kabutowanna magarsare Sumenep,” jelasnya.

Nyai Dewi Khalifah menyatakan bahwa penghargaan-penghargaan tersebut menjadi bukti konkret bahwa pemerintah Kabupaten Sumenep telah menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran birokrasi Sumenep untuk terus meningkatkan pelayanan publik yang bersih, efisien, dan berintegritas tinggi.

Baca Juga:  UD Hias Kaca Pamolokan Sumenep Berjuang di Tengah Lesunya Ekonomi

Lebih lanjut, Nyai Dewi Khalifah mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Sonongka adjanep pamator sareng masyarakat Sumenep malar bentar ajung-rojung dalam pambangunan kabupaten. Pentahelix Sumenep se amanyettong lebbhi galumpo eyantaran dari galimpo’na sadin tor jadi kontongan,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga sangat bergantung pada peran aktif masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Nyai Dewi Khalifah menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda Kabupaten Sumenep yang selama ini telah bekerja keras dalam menjaga kondusivitas dan keamanan wilayah. Beliau berharap kerjasama yang baik ini bisa terus berlanjut, terutama dalam menyikapi berbagai tantangan yang mungkin dihadapi ke depan.

Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96 yang jatuh bersamaan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, Nyai Dewi Khalifah juga memberikan pesan khusus kepada para generasi muda. Menurutnya, pemuda adalah agen perubahan yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah dan bangsa. Ia berharap para pemuda di Sumenep bisa terus berkontribusi positif dan mengharumkan nama daerah melalui prestasi dan inovasi.

“Bul-ombul are sompa pemuda se kapeng 96 taon 2024 paneka ‘Maju Areng-sareng e Indonesia Raya’. Bul-ombul enggapeneka se maksodda mangaddreng mera pote kodu terros galebber dhalemmannya sabban-sabban terga’na nyaba para ngangoddhadang Indonesia,” ucapnya.

Upacara Hari Jadi Sumenep ke-755 ini diakhiri dengan pembacaan doa serta prosesi simbolis pemotongan tumpeng sebagai tanda syukur. Dalam penutupan sambutannya, Nyai Dewi Khalifah berdoa agar Kabupaten Sumenep terus diberikan keberkahan dan kemajuan yang berkesinambungan.

“Malar moga tor malar mandar Allah se maha bellas tor se mahaparen rida’ kasokan apareang kabellasan tor karida’an da’ sadaja pangabula pangabakte tor pangabdi badan kaula sadaja para pangladin magarsare e Sumenep,” tutupnya.

Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap bisa mewujudkan cita-cita untuk menjadikan Sumenep sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi di masa mendatang.

Baca Juga:  Sentuhan Bupati Sumenep: Mudik Gratis untuk Warga Kepulauan Disambut Haru
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan
Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat
Tak Mau Bergantung pada Bantuan dari Darat, Warga Pagerungan Besar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
APBD 2026 Dikebut, Pemkab Sumenep Tekan OPD Percepat Belanja dan PAD
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat

Rabu, 30 September 2026 - 16:57 WIB

Tak Mau Bergantung pada Bantuan dari Darat, Warga Pagerungan Besar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru