Paguyuban Bangselok Jaya Melakukan Kegiatan Bersih Lingkungan Antisipasi Melonjaknya Penyakit DBD

- Editorial Team

Selasa, 21 Januari 2025 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, dapurpos.com/ – Demi mengantisipasi dan mencegah lonjakan kasus demam berdarah Paguyuban Bangselok Jaya Kelurahan Bangselok melakukan giat kerja bhakti bersih – bersih lingkungan bersama warga masyarakat setempat. Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari minggu (19/01/2025) di sepanjang jalan Widuri Kelurahan Bangselok.

Adanya kegiatan bersih lingkungan ini merupakan salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat agar senantiasa mereka memiliki kesadaran dan selalu menjaga kebersihan lingkungannya. Selain daripada itu kegiatan ini mengingatkan kepada masyarakat agar nantinya bisa berprilaku hidup bersih dan sehat sesuai dengan anjuran dari pemerintah.

Dalam pelaksanaannya lurah Bangselok Edy Wahyudi bersama dengan komponen Paguyuban Bangselok Jaya yang terdiri dari RT, RW serta LPMK, Babinsa serta Babinkamtibmas juga segenap warga masyarakat setempat, membersihkan tempat yang ditengarai menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti dengan cara melakukan 3M Plus yaitu, menguras tempat air/bak mandi, menutup tempat air yang terbuka, mengubur barang – barang bekas/sampah, dan yang terakhir mendaur ulang barang – barang bekas/sampah.

Dalam pesannya kepada masyarakat, lurah Bangselok Edy Wahyudi, S. IP. menyampaikan,

Oplus_131072

“Karena saat ini sudah masuk musim hujan Saya mengajak peran aktif masyarakat utk bersama sama menanggulangi penyakit demam berdarah dengue (DBD) dengan melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta Membiasakan Pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dilingkungan kita masing masing baik melakukan 3 M Plus, menguras bak mandi 1 minggu sekali, menutup rapat penampungan air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, selain itu mari kita aktifkan kembali kegiatan minggu bersih/ kerja bakti seminggu sekali untuk membersihkan lingkungan kita serta mewujudkan kelurahan Bangselok yang bersih dan sehat.

Ingat, foging bukan solusi terbaik penanggulangan DBD" tuturnya kepada media dapurpos.com/.

Ditempat yang sama Ketua Paguyuban Bangselok Jaya, SAIFULLAH, M.PD, juga memberikan penjelasan dan keterangan kepada media ini terkait pelaksanaan kegiatan bersih-bersih lingkungan yang ada di Kelurahan Bangselok,

Baca Juga:  Mudik Gratis Wajib Sesuai KTP, Begini Penjelasan PT Pelayaran Sakti Inti Makmur

“Dalam rangka menciptakan lingkungan Sehat dan bersih, juga penanggulangan awal sebelum terjangkitnya demam berdarah maka kami Paguyuban Bangselok Jaya (PBJ) Mendukung sekali Program Kelurahan Bangselok sebagai konsep bersama Minggu sehat dan bersih Bangselok 2025.

Kami sebagai selaku ketua Paguyuban Bangselok Jaya sangat mendukung sekali harapannya agar pelaksanaan program kelurahan ini Sukses dan lancar juga Masyarakat akan merasa aman ,nyaman, Tentram , dengan maraknya wabah demam berdarah pada musim penghujan ini, khususnya Kelurahan Bangselok kabupaten sumenep. 

Adapun pelaksanaannya diadadakan setiap hari AHAD yang melibatkan semua pihak baik, Lurah dan staf kelurahan , LPMK, ketua RW, Ketua RT, Karang taruna juga hadir bersama kami, BABINSA, BABINKAMTIBMAS dan Masyarakat Bangselok.” Pungkasnya. (man/red)

 

Baca Juga:  Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:23 WIB

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru