PNS di Lingkungan Pemkab Sumenep Keluhkan Pemotongan Gaji 2,5% oleh BAZNAS

- Editorial Team

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gambar hanya Ilustrasi

Foto : Gambar hanya Ilustrasi

Sumenep – Dapurpos.com – Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengeluhkan adanya pemotongan gaji sebesar 2,5 persen yang dilakukan secara sepihak. Pemotongan tersebut dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) tanpa adanya sosialisasi atau penjelasan yang jelas mengenai peruntukannya.

Para PNS mengaku kebingungan karena tidak mengetahui secara pasti ke mana dana hasil pemotongan itu disalurkan. Mereka juga menyayangkan tidak adanya keterlibatan atau persetujuan dari para pegawai sebelum kebijakan itu diterapkan.

Baca Juga:  60 Kader Posyandu Dapat Pembinaan Lanjutan: Pemkab Sumenep Mantapkan Standar 25 Kompetensi Kader Kesehatan

“Saya kaget karena gaji tiba-tiba berkurang. Setelah ditelusuri, ternyata ada pemotongan 2,5% untuk zakat melalui BAZNAS. Tapi kami tidak pernah diberi penjelasan atau dimintai persetujuan,” ujar salah satu PNS yang enggan disebutkan namanya.Rabu (11/7/25) 

Ia menambahkan, meskipun memahami pentingnya zakat, namun penyalurannya seharusnya dilakukan secara transparan dan berdasarkan kesadaran, bukan melalui pemotongan otomatis yang terkesan memaksa.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah pegawai lainnya. Mereka berharap Pemkab Sumenep dan BAZNAS memberikan penjelasan terbuka serta melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut.

Baca Juga:  Di Ajang FTBI Tingkat Kabupaten SDN Panaongan III Kembali Memboyong Tropi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak BAZNAS Kabupaten Sumenep maupun pihak pemerintah daerah terkait dasar hukum dan transparansi dari pemotongan tersebut. (jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakor PBI JKN, Arif Firmanto Soroti Pentingnya Akurasi Data Penerima Bantuan
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan
Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat
Tak Mau Bergantung pada Bantuan dari Darat, Warga Pagerungan Besar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Rakor PBI JKN, Arif Firmanto Soroti Pentingnya Akurasi Data Penerima Bantuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan

Berita Terbaru