PUTR Sumenep Bentuk Satgas Infrastruktur dan Bencana, Fokuskan Penanganan Cepat dan Tepat

- Editorial Team

Selasa, 22 Juli 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Dapurpos.com – Dalam menghadapi musim penghujan dan ancaman banjir di sejumlah wilayah, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep mengambil langkah sigap dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang bertugas menangani berbagai persoalan teknis infrastruktur dan kebencanaan.

Kepala Dinas PUTR, Ir. Eri Susanto, M.Si., mengungkapkan bahwa inisiatif ini dirancang untuk mempercepat respons terhadap kerusakan jalan, drainase tersumbat, hingga persoalan tanggul jebol.

“Satgas ini kami bentuk untuk memperkuat sistem kerja lapangan yang lebih responsif dan terorganisir,” jelas Eri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terdapat tiga tim Satgas yang disiapkan, masing-masing dengan tugas dan wilayah kerja spesifik:

Baca Juga:  BAPPEDA Sumenep Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya Muscab-I AWDI Sumenep

Satgas Merah bertanggung jawab atas pembersihan saluran drainase dari sampah dan endapan lumpur agar aliran air tetap lancar.

Satgas Hijau difokuskan untuk membersihkan Kali Marengan, sungai strategis yang berperan besar dalam sistem pembuangan air di wilayah kota.

Satgas Kuning bergerak di bidang perbaikan jalan, mulai dari penambalan lubang hingga perawatan akses yang terdampak banjir.

Saat ini, ketiga Satgas telah aktif di lapangan, terutama di wilayah-wilayah rawan seperti perbatasan Desa Nambakor dan Patean, serta Desa Kebunagung. Meski intensitas hujan mulai menurun, ancaman genangan air dan banjir masih tinggi akibat saluran yang belum optimal dan tanggul yang rusak.

“Kami mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke saluran air. Ini kebiasaan yang masih terjadi dan sangat memicu terjadinya banjir,” tegas Eri. Ia menambahkan bahwa drainase adalah jalur kritis bagi air hujan. Jika tersumbat, maka limpasan air sulit dihindari.

Selain itu, Eri menyoroti kerusakan tanggul di Kali Anjuk, Desa Kebunagung. Ia menyayangkan adanya praktik melubangi tanggul untuk pemasangan pipa saat kemarau.

“Tindakan ini sangat membahayakan. Saat hujan deras, lubang tersebut menjadi titik lemah dan bisa menyebabkan jebol,” ujarnya. Ia mengimbau agar masyarakat menggunakan pompa dari atas tanggul untuk pengambilan air.

Langkah pembentukan Satgas ini menjadi bagian dari transformasi kerja PUTR Sumenep dalam membangun sistem infrastruktur yang tidak hanya reaktif, tetapi juga proaktif. Pemerintah daerah berharap Satgas ini dapat menjadi garda depan dalam menjaga keberlanjutan layanan infrastruktur, sekaligus mendukung keselamatan masyarakat dari dampak bencana hidrometeorologi.

Baca Juga:  Rakor Lintas Sektor Digelar, KSOP Kalianget Siap Kawal Angkutan Laut Lebaran 2026
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:23 WIB

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru