Sumenep Gelar Doa Bersama, Bupati: Satukan Hati, Jaga Persatuan Bangsa

- Editorial Team

Selasa, 2 September 2025 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Agung Keraton Sumenep pada Selasa (2/9/2025) pagi. Ratusan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat larut dalam doa bersama, menyatukan hati dan harapan agar bangsa Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

Kegiatan yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep ini tidak sekadar seremoni, melainkan ikhtiar spiritual sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap tantangan kebangsaan. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, hadir langsung memimpin jalannya acara, didampingi Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, Plt. Sekdakab, serta tokoh kharismatik KH. Abuya Busyro Karim yang juga mantan Bupati Sumenep dua periode.

Baca Juga:  Miniatur Labeng Mesem Bappeda–BKPSDM Sumenep Raih Best Booth di Madura Night Vaganza 2025

Kehadiran jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, ulama, TP PKK, GOW Sumenep, serta tamu kehormatan lainnya menambah bobot kegiatan ini. Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa doa bersama merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat Sumenep terhadap bangsa sekaligus tanggung jawab moral sebagai umat beragama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Doa bersama ini adalah ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan Allah SWT, agar negeri ini dijauhkan dari bencana, perpecahan, dan segala potensi konflik. Inilah saatnya kita satukan hati untuk menjaga persatuan bangsa,” tegasnya.

Suasana haru semakin terasa saat doa dipanjatkan. Dari pejabat, tokoh agama, hingga masyarakat biasa, semuanya larut dalam lantunan doa yang khusyuk.

Baca Juga:  Mahkamah Konstitusi Menolak Atau Menerima Pemohon Rausi Sumarno, S.H

Pada akhir acara, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep menyerahkan bantuan kepada sejumlah pengemudi ojek online (ojol) sebagai simbol kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan.

Menurut Bupati, kegiatan semacam ini perlu menjadi tradisi berkelanjutan, bukan hanya dilakukan saat krisis atau bencana. Doa bersama, kata dia, adalah ruang mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, dan meneguhkan komitmen menjaga kerukunan.

“Kami ingin doa bersama ini menjadi tradisi sosial dan spiritual yang melekat di hati masyarakat Sumenep. Karena dari sinilah lahir energi persaudaraan yang mampu menjaga daerah tetap aman, damai, dan sejuk,” pungkasnya.

Dengan kehadiran para pemimpin daerah, ulama, hingga masyarakat kecil penerima manfaat bantuan sosial, doa bersama di Pendopo Agung Keraton Sumenep meneguhkan pesan bahwa spiritualitas, persatuan, dan kepedulian sosial adalah kunci menjaga negeri tetap teguh di tengah tantangan zaman.

Baca Juga:  Kurangi Sampah dari Hantaran hingga Shalat Id, Ini Seruan Tegas Bupati Sumenep
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan
Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat
Tak Mau Bergantung pada Bantuan dari Darat, Warga Pagerungan Besar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
APBD 2026 Dikebut, Pemkab Sumenep Tekan OPD Percepat Belanja dan PAD
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat

Rabu, 30 September 2026 - 16:57 WIB

Tak Mau Bergantung pada Bantuan dari Darat, Warga Pagerungan Besar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru