Hadapi Musim Hujan Akhir 2025, Pemkab Sumenep Terbitkan SE Kesiapsiagaan

- Editorial Team

Rabu, 24 Desember 2025 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan di akhir tahun 2025 hingga awal 2026. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 45 Tahun 2025 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan 2025/2026.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, surat edaran tersebut memuat 10 poin imbauan yang ditujukan kepada masyarakat, instansi pemerintah, hingga pelaku usaha guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

“Melalui Surat Edaran ini ada 10 poin yang kita sampaikan, di antaranya menjaga kebersihan lingkungan dan saluran drainase, tidak membuang sampah ke sungai, parit, atau selokan, memeriksa kekuatan atap, reklame, dan pohon di sekitar bangunan, serta menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan deras dan angin kencang,” kata Achmad Fauzi, Selasa (23/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain masyarakat, Bupati juga menekankan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah dan pimpinan instansi vertikal agar menyiagakan personel, peralatan, dan sumber daya pendukung untuk menghadapi potensi bencana di wilayah kerja masing-masing.

Baca Juga:  Diduga Tak Sesuai Skema, Menu MBG di MTsN 2 Sumenep Bikin Wali Murid Heran

Pemkab Sumenep juga mengingatkan BUMN, BUMD, dunia usaha, pengelola hotel, restoran, dan pemilik ruko untuk memastikan lingkungan usaha tetap bersih dan aman, saluran air berfungsi optimal, serta memeriksa kekuatan bangunan dan papan reklame guna menghindari risiko saat angin kencang.

Baca Juga:  Rangkap Jabatan Jadi Polemik, Sekdes di Sapeken Diduga Sekaligus Kepala PAUD

Sementara itu, pengelola kawasan permukiman, kawasan industri, pasar, terminal, dan ruang publik diminta melakukan pembersihan drainase, menyiapkan lokasi aman jika terjadi genangan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Imbauan serupa juga ditujukan kepada pengelola fasilitas pendidikan, mulai dari perguruan tinggi hingga sekolah, agar memastikan keamanan lingkungan belajar, memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana, dan menyesuaikan kegiatan luar ruangan dengan kondisi cuaca.

Tak ketinggalan, rumah sakit, klinik, dan tempat ibadah diminta menjaga keamanan fasilitas dan sistem kelistrikan dari potensi banjir dan petir, serta menyiapkan ruang aman bagi pasien dan jamaah.

Baca Juga:  Equity and Access in Indonesian Education: Addressing Disparities

Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Sumenep untuk menggalakkan gotong royong membersihkan lingkungan, menyiagakan posko siaga bencana, dan segera melaporkan kejadian darurat melalui Call Center 112 atau BPBD Kabupaten Sumenep.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep agar menjaga lingkungan tetap bersih, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga saluran air tetap lancar, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras atau angin kencang,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Kecelakaan Laut, KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Pelayaran
Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kadisdik Sumenep Turun Tangan
Nilai Anggaran Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Tak Terpampang, Kadisdik Sumenep Panggil Konsultan 
SMSI Sumenep “Turun Gunung “,Guru Kalianget Dibekali Literasi Media dan AI
Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot, Anggaran APBN Tak Dicantumkan di Papan Proyek
Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD
Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu
Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Cegah Kecelakaan Laut, KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Pelayaran

Senin, 28 September 2026 - 19:49 WIB

Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kadisdik Sumenep Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 19:42 WIB

Nilai Anggaran Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Tak Terpampang, Kadisdik Sumenep Panggil Konsultan 

Sabtu, 26 September 2026 - 14:48 WIB

SMSI Sumenep “Turun Gunung “,Guru Kalianget Dibekali Literasi Media dan AI

Minggu, 20 September 2026 - 15:49 WIB

Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot, Anggaran APBN Tak Dicantumkan di Papan Proyek

Berita Terbaru