Gus Yahya Tegaskan Tak Akan Mundur dari Kursi Ketua Umum PBNU: “Saya Mendapat Mandat Lima Tahun”

- Editorial Team

Minggu, 23 November 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketum PB NU Gus Yahya Ketika Memberikan Keterangan Didepan Awak Media.

Foto : Ketum PB NU Gus Yahya Ketika Memberikan Keterangan Didepan Awak Media.

SURABAYA, DAPURPOS.COM – Isu pemakzulan yang tengah bergulir tak sedikit pun menggoyahkan tekad Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Di hadapan para pengurus wilayah NU se-Indonesia, ia menegaskan berdiri tegak dan tidak akan mundur dari amanah organisasi.

Baca Juga:  Terjadi Peningkatan Kasus DBD, Dinkes Sumenep Menghimbau Untuk Menggalakkan 3 M Plus Kepada Masyarakat

Pernyataan tegas itu disampaikan Gus Yahya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Hotel Navator Samator, Kota Surabaya, Minggu dini hari (23/11).

“Saya sama sekali tidak terbesit pikiran untuk mundur, karena saya mendapatkan amanat dari Muktamar ini untuk lima tahun. Pada muktamar 34 yang lalu saya mendapatkan mandat lima tahun,” ujar Gus Yahya di hadapan peserta yang hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu pemakzulan terhadap dirinya belakangan santer diperbincangkan publik, namun Gus Yahya menegaskan bahwa amanah muktamar adalah landasan utama yang harus dihormati. Ia menambahkan bahwa fokusnya saat ini adalah menjalankan tugas dan program PBNU sesuai garis organisasi.

Baca Juga:  Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Mendapat Penghargaan dari Direktorat Jendral Perhubungan Laut

Dengan pernyataan lugas tersebut, Gus Yahya sekaligus meredam spekulasi yang berkembang, memperteguh sikap bahwa roda kepemimpinan PBNU akan tetap berjalan sebagaimana mestinya hingga masa jabatan berakhir.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Berita Terbaru