Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi

- Editorial Team

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dapurpos.com/, SUMENEP – Percepatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep dinilai tidak bisa dibebankan kepada satu organisasi perangkat daerah (OPD). Bappeda Sumenep mendorong seluruh sektor dan pemangku kepentingan bergerak dalam satu arah melalui Roadmap Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumenep.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan setiap perangkat daerah memiliki peran strategis sesuai bidang masing-masing. Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program pembangunan ekonomi tidak berjalan sendiri-sendiri.

Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, misalnya, memiliki peran dalam pengembangan UMKM, industri dan perdagangan. Sementara Dinas Pertanian serta Dinas Perikanan berperan mengembangkan sektor-sektor unggulan daerah.

Di sisi investasi, DPMPTSP memiliki peran dalam mendorong kemudahan berusaha dan menarik investasi. Dinas Tenaga Kerja berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kualitas tenaga kerja.

Sementara itu, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi bagian dari tugas Disbudporapar. Perangkat daerah bidang infrastruktur berperan dalam memperkuat konektivitas dan kawasan ekonomi, sedangkan Diskominfo mendukung transformasi digital.

Tak hanya pemerintah, sektor perbankan juga memiliki peran penting dalam menyediakan pembiayaan. Adapun BPS dibutuhkan untuk memastikan ketersediaan data dan informasi statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Keberhasilan percepatan ekonomi Kabupaten Sumenep tidak ditentukan oleh satu OPD, tetapi oleh sinergi seluruh kekuatan yang kita miliki, yakni pemerintah, dunia usaha, perbankan, akademisi, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Arif.

Karena itu, Arif mendorong forum group discussion (FGD) penyusunan roadmap tidak sekadar menjadi forum untuk mendengarkan paparan. Forum tersebut harus menjadi ruang untuk menguji dan memperbaiki arah kebijakan.

Baca Juga:  Kabar Baik! PBB-P2 di Sumenep Tetap, Tak Ada Kenaikan

Menurutnya, berbagai pihak perlu saling memberikan data, mengoreksi program, menyampaikan kendala, mengidentifikasi regulasi yang menjadi hambatan, sekaligus memasukkan potensi ekonomi yang selama ini belum tergarap.

Selain itu, FGD diharapkan mampu menyinkronkan program yang berpotensi tumpang tindih serta merumuskan peluang investasi konkret yang dapat dimasukkan ke dalam roadmap.

“Bappeda berperan memastikan seluruh unsur tersebut terintegrasi dalam satu arah pembangunan ekonomi daerah,” tegasnya.

Arif berharap Roadmap Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumenep nantinya tidak hanya menjadi dokumen Bappeda, melainkan menjadi dokumen Pemerintah Kabupaten Sumenep sekaligus komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Dengan Pelatihan Tata Boga Berharap Bisa Mendongkrak Kualitas Produk Lokal UMKM Sumenep

Dengan sinergi tersebut, roadmap diharapkan mampu menjadi pijakan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi Sumenep yang lebih tinggi, berkualitas, inklusif dan berdaya saing, sekaligus memberikan kesejahteraan yang lebih besar bagi masyarakat. (adie/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan
Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat
Bukan Sekadar Rebut Trofi, Mini Soccer U-13 Sumenep Jadi Ajang Cari Bibit Muda
BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Deposito Mudharabah, Berlaku hingga Akhir Desember 2026
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan CT Scan 64 Slice, Perkuat Layanan Diagnostik
Tak Mau Bergantung pada Bantuan dari Darat, Warga Pagerungan Besar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
Rencana E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Jadi Sorotan, AWDI: Jangan Sampai Teknologi Picu Masalah Baru
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Bukan Sekadar Rebut Trofi, Mini Soccer U-13 Sumenep Jadi Ajang Cari Bibit Muda

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Deposito Mudharabah, Berlaku hingga Akhir Desember 2026

Rabu, 30 September 2026 - 22:11 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan CT Scan 64 Slice, Perkuat Layanan Diagnostik

Berita Terbaru