SURABAYA, DAPUROS.COM – Pengurus dan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep melakukan kunjungan ke Kantor SMSI Jawa Timur di Jalan Taman Apsari, Surabaya, Kamis (8/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi untuk memantapkan sejumlah program kerja SMSI Sumenep yang sebelumnya dibahas dalam rapat di Aula Kantor DPMD Sumenep.
Rombongan SMSI Sumenep diterima langsung Ketua SMSI Jawa Timur Sokip, Sekretaris SMSI Jatim Tarmudji, serta Ketua Bidang Riset dan Pendidikan Mochamad Makrupi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, Ketua SMSI Sumenep Wahyudi menyampaikan perkembangan terbaru kepengurusan dan keanggotaan organisasi.
Ia menyebut sejumlah figur telah bergabung dalam SMSI Sumenep, di antaranya mantan Ketua PWI Sumenep Samsul Arifin, mantan Kepala Biro Radar Madura Jawa Pos Prengky Wirananda, serta Ketua AWDI Sumenep Rokib.
Saat ini, kata Wahyudi, jumlah anggota SMSI Sumenep tercatat sebanyak 22 orang.
Menurut Wahyudi, penataan keanggotaan dilakukan untuk memastikan organisasi tetap berjalan sesuai ketentuan dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) SMSI.
“Kami tidak ingin SMSI ini rusak karena tangan-tangan yang tidak profesional dan sikap atau perbuatan yang melenceng dari AD-ART SMSI,” tegas Wahyudi.
Selain konsolidasi internal, SMSI Sumenep juga memaparkan sejumlah agenda yang akan dijalankan. Salah satunya adalah rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 2027.
Wahyudi menegaskan, penguatan organisasi akan terus dilakukan agar SMSI tidak hanya solid secara internal, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami akan tetap berjuang agar SMSI ini menjadi organisasi yang diterima oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura dan Jawa Timur secara umum,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris SMSI Jawa Timur Tarmudji mengapresiasi konsistensi pengurus SMSI Sumenep dalam membangun komunikasi dengan pengurus tingkat provinsi.
Ia menilai komunikasi dan silaturahmi yang intensif menjadi modal penting untuk memperkuat organisasi.
“Saya mengapresiasi sekali teman-teman Sumenep yang sangat sering berkunjung ke Jawa Timur, sangat aktif sekali. Terima kasih,” kata Tarmudji.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua SMSI Jatim Sokip. Ia menyebut SMSI Sumenep sebagai salah satu daerah yang aktif dalam menjalankan roda organisasi.
“SMSI Sumenep ini adalah SMSI yang paling solid, kompak, aktif, dan semoga seluruh program kerja terlaksana secara baik dan bermanfaat bagi anggota,” ujar Sokip.
Menurut Sokip, keberadaan organisasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota, baik melalui penguatan jaringan, peningkatan kapasitas maupun manfaat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sokip juga menyinggung keputusan pengurus SMSI Sumenep terkait penataan dan pengeluaran sejumlah anggota.
Ia mengapresiasi ketegasan pengurus dalam menjaga organisasi. Namun, ia mengingatkan agar setiap keputusan menyangkut keanggotaan terlebih dahulu dikomunikasikan dengan SMSI Jawa Timur.
Sokip menilai persoalan keanggotaan merupakan hal sensitif karena berkaitan dengan aspek emosional dan harga diri anggota.
“Karena hal itu adalah hal yang sangat menyentuh emosional dan harga diri anggota. Mudah-mudahan itu tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Selain penguatan organisasi, Sokip juga mendorong SMSI Sumenep ikut mempersiapkan agenda SMSI Award 2027
Agenda tersebut merupakan salah satu program yang digelar SMSI secara berkala setiap dua tahun.
Ia berharap seluruh program yang telah dirancang SMSI Sumenep dapat direalisasikan secara konsisten dan memberikan dampak positif bagi organisasi maupun para anggotanya.
“SMSI Sumenep luar biasa. Terima kasih,” pungkas Sokip.
Penulis : Adie
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Dapurpos.com













