Antisipasi Lonjakan Kasus DBD Puskesmas Pandian Bersama Pemerintahan Desa Kolor Lakukan Kegiatan Larvanisasi (Fogging)

- Editorial Team

Minggu, 12 Mei 2024 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Dapurpos.com – Untuk mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue, Puskesmas Pandian bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Kolor melaksanakan Larvanisasi (Fogging). Larvanisasi atau Fogging dilakukan di wilayah kerja Puskesmas tepatnya Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep pada hari Sabtu (11/06/2024).

Adapun maksud dan tujuan dilakukannya larvanisasi/fogging ialah untuk memberantas/membunuh nyamuk dewasa yang dapat menyebarkan virus Demam Berdarah kepada manusia. Larvanisasi merupakan salah satu cara efektif dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa, karena asap yang dikeluarkan itu mengandung racun dan berfungsi sebagai sarana untuk membunuh nyamuk di dalam ruangan yang di fogging.

Baca Juga:  Sekcam Batang-Batang Ajak Refleksi HUT RI ke-80 di Era Teknologi Informasi

Kolor merupakan salah satu Desa yang luas dan padat akan penduduknya. Sehingga bisa di pastikan setiap musim pancaroba/peralihan masyarakat desa tersebut selalu ada yang terkena penyakit demam berdarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam hal ini pihak Puskesmas Pandian maupun dari Pemerintahan Desa Kolor tidak ada bosan – bosannya mengedukasi masyarakatnya baik melalui Posyandu balita maupun Lansia di setiap ada kegiatan. Kegiatan yang paling sering di lakukan oleh petugas Puskesmas dan Desa ialah melakukan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan yaitu, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M plus (Menutup, Menguras, Mengubur dan Mendaur ulang).

Baca Juga:  Peduli Yatim : Kepala SDN Panaongan III Antarkan Langsung Santunan Anak Yatim ke Rumah Masing-masing

Pada kesempatan itu Kepala Desa Kolor

Novandri Prasetiawan, A.Md. menyampaikan pesan dan himbauan kepada masyarakatnya agar selalu tetap mawas diri dan waspada di saat cuaca yang tidak menentu ini.

“Sayangilah keluarga anda dengan cara menjaga kebersihan lingkungan diri kita masing – masing, dan segera periksakan ke dokter atau Puskesmas apabila ada salah satu keluarga yang mengalami sakit agar segera di tangani oleh ahlinya sehingga tidak sampai terlambat dalam penanganannya” tuturnya kepada media ini.

 

Di tempat terpisah Kepala Puskesmas Pandian dr. Fatimah Insyoniah juga memberikan penjelasan dan keterangan terkait adanya pelaksanaan fogging di desa kolor, dan beliau menyampaikan,

“Sebenarnya prioritas dari program kami itu lebih mengutamakan pada pelaksanaan pemberatasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3 M Plus daripada larvanisasi. Setiap petugas kami yang berkunjung ke lapangan tidak lupa saya ingatkan untuk selalu mengedukasi masyarakat baik dalam lintas sektor, maupun di posyandu balita dan lansia agar mereka sadar betapa pentingnya dalam menjaga kebersihan lingkungannya”. Pungkasnya.

Himbauan kami kepada masyarakat Sumenep dan  khususnya yang ada di wilayah kerja Puskesmas Pandian agar selalu waspada serta hati – hati di saat menghadapi musim pancaroba ini.***

Baca Juga:  MYZE Hotel Sumenep Gelar Fun Run 5K Meriah untuk Rayakan Anniversary Pertama
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:23 WIB

Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru