Bapenda Sumenep Sosialisasikan SPPT PBB-P2 2024 dan DHKP Tahun 2024

- Editorial Team

Rabu, 10 Juli 2024 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Dapurpos.com – Guna mencapai target pembayaran pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) , Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep setiap tahunnya secara rutin menyampaikan sosialisasi dan penyerahan surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) keseluruh Kecamatan.

Kali ini, sosialisasi dalam rangka untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep tersebut , digelar di aula kantor Kecamatan Kalianget, yang sebelumnya Bapenda Sumenep telah melakukan sosialisasi dibeberapa kecamatan, seperti Kecamatan Ganding, Gapura dan Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Suhermanto, Kepala Bidang Perencanaan,Pengembangan, Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah Badan Pendapatan Daerah Sumenep menyampaikan, kegiatan di Kecamatan Kalianget untuk memberikan sosialisasi pembayaran pajak non tunai sekaligus mendorong optimalisasi pembayaran PBB-P2 di Kabupaten Sumenep.

“Ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan stekholder, desa dan tokoh yang ada di sini, dalam rangka pembayaran pajak daerah secara non tunai,” kata Suhermanto . Rabu (10/7/2024).

Untuk pembayaran PBB di Kabupaten Sumenep, sudah banyak kanal untuk membayar PBB, tidak usah datang ke kantor, tetapi sudah didorong kepada perbankan, melalui teller, ATM dan Mobil Banking juga ke agen agen yaitu seperti Alfamart, Indomart dan beberapa beberapa lainnya, termasuk juga Tokopedia, OVO dan PT Pos, sudah bisa menjadi sarana untuk pembayaran PBB.

“Dalam kegiatan ini, sengaja kita menghadirkan kepala desa dalam rangka mendorong bagaimana desa melalui Bumdes nya menjadi agen Laku Pandai di desa, menjadi mitra perbankan di desa.”

“Sehingga pembayaran PBB dapat dilakukan di desa secara non tunai dan sudah bisa dilakukan di masing-masing desanya,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini, adanya pemahaman kepada masyarakat bahwa, Kabupaten Sumenep sudah ditetapkan sebagai daerah digital oleh BI dan Kementerian Keuangan.

Baca Juga:  BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Program “Deposito Berhadiah”, Ajak Masyarakat Menabung Sambil Untung

Dan kami mencapai indeks yang cukup baik yaitu 92%, bahkan kami mendapatkan apresiasi dari BI sebagai kabupaten yang indeksnya progresnya cukup positif.

“Dengan non tunai ini,:harapannya dapat memudahkan masyarakat. Jadi masyarakat tidak perlu datang ke bank, karena sudah banyak kanal pilihan. Maka endingnya, kami berharap pajak bisa maksimal dan PAD bisa terdongkrak dengan baik,” terangnya.

Pajak secara substansi merupakan kewajiban pungutan kepada masyarakat yang mengikat tanpa ada imbal balik, sehingga wajib pajak wajib membayar, makanya tugas kami adalah menyampaikan ini, bahwa pajak wajib dibayar dengan berbagai macam cara pilihan dalam melakukan pembayaran.

Baca Juga:  Kepala Dinas PMD Melounching Cafe Kober Program Desa Berdaya Kolor

“Mudah mudahan ini menjadi salah satu faktor untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak yang tentu saja akan meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Setelah menggelar sosialisasi pembayaran pajak daerah secara non tunai dan penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2024 di Kecamatan Kalianget, siang harinya tepatnya jam 13.00 Wib, Bapenda Sumenep juga mengagendakan sosialisasi yang sama di Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sharia Award 2026 Diraih, BPRS Bhakti Sumekar Didorong Perkuat Layanan dan Pembiayaan UMKM
Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus
BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Deposito Mudharabah, Berlaku hingga Akhir Desember 2026
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Sharia Award 2026 Diraih, BPRS Bhakti Sumekar Didorong Perkuat Layanan dan Pembiayaan UMKM

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Deposito Mudharabah, Berlaku hingga Akhir Desember 2026

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Selasa, 8 September 2026 - 12:08 WIB

Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi

Berita Terbaru