Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) DINKES Sumenep Laksanakan Serentak di 30 Puskesmas Begini Penjelasannya

- Editorial Team

Kamis, 8 Agustus 2024 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, dapurpos.com/ Dinas kesehatan Sumenep serentak melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di 30 puskesmas yang berada di lingkup Kabupaten Sumenep, semangat baru untuk memastikan kesehatan anak-anak kita. Program BIAS adalah inisiatif penting yang dirancang untuk memberikan imunisasi kepada anak-anak usia sekolah ,Kegiatan tersebut di laksanakan mulai bulan Agustus sampai September.

Imunisasi dilakukan di sekolah-sekolah atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) terdekat. Setiap anak di kelas 1, 2, 5, dan 6 akan mendapatkan vaksin yang telah direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan. Pastikan untuk memeriksa jadwal yang telah disediakan oleh sekolah atau Fasyankes agar tidak ada yang terlewat.

kepala Dinas P2KB yang diwakili oleh kabid pencegahan dan pengendalian penyakit (P2KP) H. Ach Samsuri menyampaikan kepada media ini

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Target kami adalah seluruh anak kelas 1 dan seluruh anak kelas 2, selanjutnya seluruh anak kelas 5 dan kelas 6,” ungkap Kabid P2P Dinkes Kabupaten Sumenep, saat diwawancara media ini di raung kerjanya pada Rabu 07 Agustus 2024

Program ini dirancang untuk memberikan imunisasi lanjutan kepada anak-anak sekolah guna memastikan mereka memiliki imunitas atau kekebalan tubuh yang optimal terhadap berbagai penyakit.

Baca Juga:  Badai Menimpa Dunia Pendidikan di Kabupaten Sumenep Akibat Ulah Mr X

Sasarannya kata Achmad Syamsuri, sudah disiapkan oleh Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep melalui Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten ujung timur pulau Madura ini. Karena program ini merupakan kegiatan tahunan, sehingga petugasnya pun sudah mengetahui secara jelas tentang petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) yang akan dilaksanakan untuk mencapai target yang telah diberikan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

Program BIAS ini kata Achmad Syamsuri difokuskan untuk siswa karena pihaknya melalui masing-masing Puskesmas sudah mempunyai data, Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep telah melakukan sinkronisasi data ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep sesuai dengan nama programnya yakni Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) mulai SD Negeri, SD Swasta, MI Negeri, MI Swasta khusus kelas 1, 2, 5 dan 6.

Baca Juga:  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Bagi mereka yang putus sekolah atau yang tidak mengenyam pendidikan di sekolah dengan sasaran ini memang ada pendataan lain setelah pendataan anak yang sekolah.

“Untuk tenaganya kami melibatkan teman-teman Puskesmas, Bidan di induk, Bidan desa, Perawat di desa atau Poskesdes, itu semua kita libatkan jadi ada jadwal tiap hari teman-teman keluar ada 4 tim ke sekolah tergantung banyaknya personel di Puskesmas,” imbuhnya.

Sedangkan untuk mekanisme pelaksanaannya menurut Kabid P2P Dinkes Kabupaten Sumenep, para tenaga kesehatan sebelum melakukan BIAS ke sekolah-sekolah terlebih dahulu mereka berkirim surat ke kepala sekolah tentunya dengan jadwal yang sudah ada.

Imunisasi adalah hak setiap anak. Ini adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi anak-anak dari berbagai penyakit menular yang berbahaya. Vaksin membantu sistem kekebalan tubuh anak-anak untuk mengenali dan melawan penyakit sebelum mereka jatuh sakit. Dengan imunisasi yang lengkap, kita dapat mencegah penyebaran penyakit di komunitas kita dan memastikan anak-anak tumbuh sehat dan kuat.

Baca Juga:  Ketua GP Ansor Jatim Apresiasi Jajaran TNI Anggota Kodim 0827 Sumenep

Sementara program ini sudah mulai dijalankan di masing-masing Puskesmas, salah satunya di Puskesmas Guluk-Guluk, dikatakan dr. Sari Yuli Yarti, Kepala Puskesmas Guluk-Guluk bahwa realisasi program BIAS ini sudah mulai berlangsung.

Bahkan, hari ini kata Kapuskemas Guluk-Guluk ini akan menjangkau 6 lembaga pendidikan yang tersebar di kecamatan Guluk-Guluk.

“Sedang berlangsung, Hari ini insyaallah kurang lebih; 1. SDN Karangsokon, 2. MI Tarbiyatul Athfal, 3. MI Al Azhar Lengkong, 4. SDN Payudan Dundang, 5. SDI Darissalam, 6. MI ANNAJAH Nangger,” ujar dr. Sari Yuli Yarti.

Program BIAS ini menurutnya dilaksanakan setahun dua kali sedangkan untuk pelaksanaannya di bulan Agustus dan November. Tahap 1 bulan Agustus, dimulai dari tanggal 6 sampai 15 Agustus.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD
Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu
Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal
DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas
Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah
Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Tak Hanya Rangkap Jabatan, Kini Dugaan Mark Up Data Siswa di Pagerungan Besar Jadi Perhatian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Eks Sport Center Sumenep Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Tapi 60 Persen Lahannya Masih Berstatus LSD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Hak Siswa Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Distribusi Buku Pembelajaran Utama di SDN 112 Metatu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:10 WIB

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:17 WIB

Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:51 WIB

DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas

Berita Terbaru