Bawaslu Jawa Timur Sosialisasi Kesiapan Pemilukada Serentak 2024 di Kabupaten Sumenep

- Editorial Team

Senin, 18 November 2024 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, dapurpos.com/ – Senin 18 November 2024 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur, hari ini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap persiapan pelaksanaan pemilu di tingkat kabupaten, serta memberikan arahan terkait pentingnya pengawasan yang ketat dan independen pada proses demokrasi di wilayah tersebut.menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif bertajuk “Menyongsong Pemilukada yang Berintegritas dan Anti Uang” bertempat di Hotel El Malik, Kecamatan Kota Sumenep

Menurut Ketua Bawaslu Jatim, A. Waris mengatakan bahwa acara yang diselenggarakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi proses Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2024, serta menekankan pentingnya menolak praktik politik uang yang dapat merusak demokrasi.

Baca Juga:  Meriah! Lomba Mewarnai dan Melukis Kaligrafi HUT RI ke-80 Kecamatan Pasongsongan Disambut Antusias Peserta Lintas Usia 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Jatim, A Waris membuka acara dengan menegaskan komitmen Bawaslu dalam menciptakan Pemilukada yang bersih dan adil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat memiliki peran penting sebagai pengawas aktif yang dapat membantu mencegah terjadinya pelanggaran. Dengan mengedepankan pengawasan partisipatif, kami berharap Pemilukada kali ini dapat berlangsung dengan integritas tinggi,” ujar A. Waris saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media disela-sela kegiatannya.

Lebih jauh, menurut mantan Ketua KPU Sumenep pada periode sebelumnya ini, Salah satu fokus utama dalam sosialisasi ini adalah edukasi mengenai bahaya politik uang.

Baca Juga:  Peredaran Rokok Merk Selancar Tanpa Cukai Marak di Madura dan Luar kota, Bea Cukai Terkesan Tutup Mata

Sehingga, Kata A. Waris, bahwa politik uang tidak hanya mencederai proses demokrasi tetapi juga dapat mengakibatkan terpilihnya pemimpin yang tidak kompeten.

“Politik uang mengaburkan esensi pemilu sebagai ajang memilih pemimpin terbaik. Masyarakat harus memahami bahwa suara mereka tidak bisa dibeli, dan harus digunakan untuk memilih dengan hati nurani,” jelasnya.

Disinggung mengenai hal dominan apa yang sangat berpengaruh terhadap terselenggaranya Pemilukada di Kabupaten Sumenep, A. Waris memaparkan,

”Kalau di Sumenep yang paling mempengaruhi terhadap terselenggaranya pemilu seperti sebelum-sebelumnya yaitu soal logistik. Dimana, banyaknya pulau di Kabupaten Sumenep sangat mempengaruhi terhadap pelaksanaan Pemilukada,” terang A. Waris.

Namun, dirinya berharap, lewat kegiatan yang laksanakan ini dapat mengidentifikasi dan masyarakat khususnya generasi muda saat ini menjadi pengawas yang partisipatif dalam mengawal Pemilukada 2024 yang demokratis dan bermartabat.

“Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk membentuk pengawasan partisipatif di daerahnya guna mengawal pemilihan 2024 yang demokratis dan bermartabat.” Tutupnya

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi
PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik
NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi
DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi
DPRD Sumenep Perkuat Legislasi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
DPRD Sumenep Tancap Gas Tetapkan Propemperda 2026, Perkuat Arah Regulasi Daerah
DPRD Sumenep Dalami Tiga Raperda, Soroti Reformasi Birokrasi hingga Layanan Kesehatan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:16 WIB

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:33 WIB

Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:38 WIB

PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:25 WIB

NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi

Berita Terbaru