WHO Kunjungi Sumenep, KH. Imam Hasyim Pastikan Imunisasi Campak Aman dan Halal

- Editorial Team

Rabu, 10 September 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wabup Sumenep KH.Imam Hasyim bersama perwakilan dari WHO

Foto : Wabup Sumenep KH.Imam Hasyim bersama perwakilan dari WHO

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Perwakilan World Health Organization (WHO) melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumenep untuk meninjau perkembangan sosialisasi sekaligus capaian imunisasi campak. Hal ini menyusul status Sumenep yang sempat masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menyampaikan bahwa sejak 25 Agustus hingga hari ini, capaian imunisasi campak di Sumenep sudah mencapai 70 persen. Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat terus berupaya meningkatkan kesadaran pentingnya imunisasi.

“Kami pemerintah daerah menghimbau kepada seluruh tokoh agama dan organisasi keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, IPNU, IPPNU, Aisyiyah, Kemenag, serta Dinas Kesehatan untuk ikut proaktif mengajak masyarakat memahami pentingnya imunisasi campak,” ungkap Wabup, Rabu (10/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KH. Imam Hasyim yang juga merupakan pengasuh pondok pesantren menekankan bahwa imunisasi campak harus diberikan sejak anak berusia 0 bulan hingga 9 tahun. Menurutnya, pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan.

Baca Juga:  Peringati Maulid Nabi, Jemaah Musholla Az Zahroh Bangselok Gelar Pengajian Umum

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan WHO juga menyinggung isu yang beredar di masyarakat mengenai status halal-haram imunisasi. Menjawab hal itu, Wabup menjelaskan bahwa pemerintah daerah bersama MUI, NU, Muhammadiyah, Kemenag, Dinas Pendidikan, dan Posyandu telah bergerak bersama memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Isu halal-haram memang ada, tetapi setelah adanya sosialisasi lintas sektor, masyarakat semakin sadar bahwa imunisasi adalah langkah penting demi keselamatan generasi kita,” tegasnya.

Ia berharap, dengan dukungan semua pihak, Sumenep dapat segera keluar dari kategori KLB dan masuk zona aman.

Baca Juga:  Peresmian Gedung SLB Cinta Ananda, Diharapkan Ikut Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Siswa MAN Sumenep Bersinar di Duta Kesehatan Remaja 2026
Empat Siswa MAN Sumenep Disiapkan Jadi Penggerak Kesehatan Remaja
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Cegah Kecelakaan Laut, KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Pelayaran
Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kadisdik Sumenep Turun Tangan
Nilai Anggaran Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Tak Terpampang, Kadisdik Sumenep Panggil Konsultan 
SMSI Sumenep “Turun Gunung “,Guru Kalianget Dibekali Literasi Media dan AI
Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot, Anggaran APBN Tak Dicantumkan di Papan Proyek
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Empat Siswa MAN Sumenep Bersinar di Duta Kesehatan Remaja 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:26 WIB

Empat Siswa MAN Sumenep Disiapkan Jadi Penggerak Kesehatan Remaja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Cegah Kecelakaan Laut, KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Pelayaran

Senin, 28 September 2026 - 19:49 WIB

Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kadisdik Sumenep Turun Tangan

Berita Terbaru