SUMENEP, DAPURPOS.CIM – Mencegah kebakaran harus dimulai dari pemahaman terhadap sumber bahaya. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumenep turun langsung mengedukasi siswa SDN Pamolokan 2 tentang pencegahan kebakaran, bahaya kebocoran gas LPG, dan langkah penyelamatan diri, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN Pamolokan 2 tersebut diisi dengan penyampaian materi dan praktik langsung oleh petugas Damkar Sumenep, Achmad Sukron. Siswa diperkenalkan pada potensi pemicu kebakaran sekaligus cara bersikap ketika menghadapi kondisi darurat.
Salah satu materi utama adalah praktik penanganan kebocoran tabung gas LPG. Petugas menjelaskan bahwa kebocoran gas berpotensi memicu kebakaran apabila terjadi kontak dengan sumber api atau percikan. Karena itu, pengenalan tanda bahaya dan tindakan pencegahan menjadi hal penting untuk dipahami sejak dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam edukasi tersebut, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya tidak panik, menjauh dari area berbahaya, serta segera meminta bantuan orang dewasa atau petugas berwenang. Penanganan kebocoran gas harus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri apabila situasi berisiko.
Kepala SDN Pamolokan 2, Nur Imama, menyampaikan terima kasih kepada petugas Damkar Sumenep yang telah bersedia memenuhi undangan sekolah untuk memberikan edukasi keselamatan kepada para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada petugas Damkar Sumenep yang telah bersedia memenuhi undangan kami. Edukasi ini sangat penting agar siswa mengenal bahaya kebakaran dan memahami cara mencegahnya sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, pengetahuan tentang pencegahan kebakaran perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar siswa semakin waspada terhadap potensi bahaya, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya mengetahui risiko kebakaran, tetapi juga memahami pentingnya tindakan pencegahan, mengenali situasi berbahaya, dan melakukan penyelamatan diri secara aman.
Edukasi tersebut menjadi langkah konkret untuk membangun kesadaran keselamatan sejak dini, sehingga pencegahan kebakaran tidak sekadar menjadi pengetahuan, tetapi juga bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Penulis : Adie
Editor : Man's
Sumber Berita: Dapurpos.com













