Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan

- Editorial Team

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM — Penertiban sejumlah tempat usaha karaoke di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat sorotan. Muncul pertanyaan mengenai konsistensi penertiban setelah operasi yang dilakukan Satpol PP menyasar tempat karaoke Potre.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Hakiki Maulana Firmansyah, S.STP., membantah adanya tebang pilih. Ia menegaskan, penertiban dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

“Ini merupakan kegiatan penertiban tempat karaoke. Ketika ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan, kami melakukan tindakan sesuai aturan,” kata Hakiki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta kegiatan tersebut tidak dimaknai seolah-olah Satpol PP hanya menyasar satu tempat usaha.

“Jangan disalahartikan seolah-olah kami hanya menyasar satu tempat. Kalau malam ini kami melakukan penertiban di tempat lain, tentu informasinya bisa lebih dulu diketahui,” ujarnya.

Hakiki mengatakan, Satpol PP memiliki strategi tersendiri dalam melakukan pengawasan dan penertiban.

“Kami memiliki strategi sendiri. Yang jelas, dalam penertiban kami tidak akan membeda-bedakan tempat usaha,” tegasnya.

Saat ditanya apakah terdapat atensi khusus terhadap usaha yang terindikasi sebagai tempat hiburan malam, Hakiki menjelaskan bahwa pihaknya tetap mengacu pada perizinan masing-masing usaha.

“Kalau dari sisi perizinan, mereka memiliki izin sebagai tempat karaoke keluarga. Namun, pelaksanaannya tetap harus sesuai dengan ketentuan dan izin yang dimiliki,” katanya.

Namun, penelusuran media di lapangan memunculkan pertanyaan lain. Di Kabupaten Sumenep terdapat sejumlah tempat usaha karaoke, sehingga muncul pertanyaan mengapa dalam kegiatan operasi tersebut hanya tempat karaoke Potre yang menjadi sasaran.

Baca Juga:  Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum

Pertanyaan mengenai pola dan dasar penentuan sasaran operasi tersebut hingga kini masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut dari Satpol PP Sumenep, terutama terkait apakah terdapat kriteria atau laporan tertentu yang menjadi dasar penertiban.

Baca Juga:  SILATURRAHMI BULANAN SATARETANAN SUMENEP BERDAYA : MENAKAR VISI dan MASA DEPAN SUMENEP

Selain itu, berdasarkan pantauan media saat kegiatan berlangsung, operasi tersebut tidak terlihat didampingi aparat penegak hukum (APH) lainnya.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian karena penertiban tempat usaha hiburan dapat berkaitan dengan sejumlah aspek, mulai dari perizinan hingga kepatuhan terhadap ketentuan daerah.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Serukan Warga Jaga Kebersihan Lingkungan: “Kalau Bukan Kita yang Memulai, Siapa Lagi"

Satpol PP Sumenep menegaskan penertiban dilakukan berdasarkan aturan. Namun, konsistensi penerapan terhadap seluruh tempat usaha sejenis menjadi hal penting untuk memastikan tidak muncul persepsi adanya perlakuan berbeda.

Facebook Comments Box

Penulis : Adie

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Dapurpos.com

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Video Keluarga Pasien dan Perawat RS BHC Sumenep Viral, Pihak Rumah Sakit Belum Beri Klarifikasi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum

Berita Terbaru