cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Pembentukan Dan Pembinaan Kader UKS Tiwisada Di SMU Plus Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep

SumenepDapurpos.Com – Puskesmas Pandian bersama SMU Plus Miftahul Ulum Tarate melakukan pembentukan dan pelantikan kader tiwisada. Adapun acara di laksanakan pada hari Selasa, (07/05/2024) yang bertempat di sekolah SMU Plus Miftahul Ulum Tarate, Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.

Pembinaan Kader Tiwisada, tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sebagai kader kesehatan sekolah untuk melakukan upaya kesehatan di sekolah mereka. Langkah-langkahnya meliputi koordinasi antara petugas UKS dan pihak sekolah, pemilihan siswa yang memenuhi kriteria, serta pelatihan kader oleh petugas UKS.

Dokter Kecil / Kader Tiwisada adalah peserta didik yang dipilih guru guna ikut melaksanakansebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, keluarga, teman peserta didik pada khususnya dan sekolah pada umumnya.

Kader Tiwisada atau Kader UKS pada jenjang Sekolah Dasar sampai denganSLTA yang dipilih adalah siswa yang memenuhi kriteria dan telah terlatih untuk ikut melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga dan lingkungannya.

Kader Tiwisada adalah kader kesehatan sekolah yang biasanya berasal dari murid kelas 4,5 Tk SD , Kelas 7,8 Tk SLTP dan kelas 10,11 Tkt SLTA . Kader Tiwisada juga diartikan kader yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan anak usia sekolah  yang mau membantu bersama-sama memecahkan permasalah kesehatan khususnya pada anak usia sekolah .Di wilayah kerja Puskesmas Pandian pembinaan kader Tiwisada sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan UKS di Wilayah Kecamatan Kota Sumenep.

Baca Juga :  Berbagi Tanpa Batas, SMSI Sumenep Sasar Warga Binaan di Bulan Suci

Salah satu team dari Puskesmas Pandian H.Ach.Jaelani, SKM, mengatakan kepada media ini,

“Adapun tujuan umumnya yaitu, meningkatkan derajat kesehatan sedini mungkin pada setiap sekolah di wilayah Puskesmas Pandian Kecamatan Kota sehingga terwujudnya peserta didik yang sehat dan berkualitas, selanjutnya ada tujuan khusus dalam pelaksanaan ini, ialah, meningkatkan pengetahuan kader tiwisada sehingga terbentuk kader tiwisada yang mandiri dan bisa membantu program kesehatan sekolah”. Ujarnya.

Kegiatan Pokok dan Rincian kegiatan- kegiatan yang dilaksanakan berupa

sosialisasi ke petugas lintas program dan lintas sektor, pemberian materi kepada kader tiwisada.

Cara Pelaksanaan Pemberian materi kader tiwisada Kepada kader yang ditunjuk disetiap sekolah ( 10% dari jumlah murid yang ada disetiap sekolah ) sehinga nantinya bisa menjadi pelopor kesehatan disekolah dan lingkungannya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Ganjar Penghargaan untuk Arif Firmanto atas Komitmen Pengarusutamaan Gender

Pengorganisasian / Pelaksana KegiatanPenanggung jawab kegiatan :

Koordinator UKS / Kesehatan Remaja Pelaksana: Koordinator UKM Promkes dan tenaga perawat Ponkesdes dan Ponkestren. Kepala Sekolah dan Guru UKS Membantu menyiapkan Peserta dan fasilitas untuk kelancaran acara ini.

Adapun kegiatannya :

1. Promkes memberi Penyuluhan sesuai masalah PHBS yg ada di sekolah.

2. PJ Progr. UKS menyampaikan tentang UKS dan Tugas Pokok Kader Tiwisada

3. Perawat Ponkesdes/Ponkestren melakukan Praktek P3K yang sederhana.

Sasaran Semua kader tiwisada dari Sekolah Dasar / MI, SLTP / MTS, SLTA /MA se wilayah kerja Puskesmas Pandian sebanyak 30 sekolah .

Adapun Hasil Cakupan pembinaan Kader Tiwisada sampai dengan tanggal 13 Mei pada tahun 2024 adalah 13 sekolah yang dicapai dari 30 sekolah yang ada. Anggaran pembiayaan yang di gunakan di ambil dari Dana BOK tahun 2024.

Kegiatan semacam ini mendapatkan respon positif dari pihak sekolah yang sudah melaksanakan. dan berharap kegiatan ini bisa ber kesinambungan nantinya. ***

Penulis: teampus Editor: Herman