Rama Ramadhan,Aktivis Pemerhati Kesejahteraan Petani Dukung Pemanfaatan Teknologi AI untuk Majukan Agrobisnis

- Editorial Team

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Rama Ramadlan ketika sedang mengecek tanaman melon

Foto : Rama Ramadlan ketika sedang mengecek tanaman melon

SUMENEP – DAPURPOS.COM – Seorang aktivis muda yang dikenal sebagai Pemerhati Kesejahteraan Petani, Rama Ramadhan, menyuarakan dukungan kuat terhadap pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan sektor pertanian dan agrobisnis di Indonesia.

Dalam sebuah diskusi Publik bertema “Transformasi Pertanian Digital untuk Petani Mandiri”, Rama menekankan bahwa era digital harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan pendapatan petani lokal. Menurutnya, integrasi teknologi AI dapat membantu petani dalam hal prediksi cuaca, manajemen lahan, deteksi penyakit tanaman, serta optimalisasi distribusi hasil panen.

“Petani kita butuh lebih dari sekadar subsidi pupuk. Mereka butuh akses informasi yang akurat, cepat, dan mudah dipahami. Teknologi AI bisa menjadi jembatan menuju pertanian modern yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Rama dalam paparannya. (23/5/25)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rama juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas petani untuk memperluas akses terhadap teknologi ini. Ia mendorong adanya pelatihan digitalisasi pertanian dan inkubasi bisnis agroteknologi yang ramah bagi UMKM tani.

Baca Juga:  Setiap Orang Ada Masanya, Setiap Masa Ada Orangnya

Selain itu, ia menambahkan bahwa dukungan teknologi juga harus disertai dengan kebijakan perlindungan data dan pendampingan intensif agar petani tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga bagian dari inovator dalam ekosistem agrobisnis digital.

Baca Juga:  Kurang Pasokan Es Untuk Pembekuan, Nelayan Masalembu Membuang Hasil Tangkapan

Langkah Rama Ramadhan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk komunitas petani muda dan pelaku startup agritech. Mereka menilai pendekatan berbasis teknologi seperti AI merupakan masa depan pertanian Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga:  Sekolah Rakyat Resmi Dibuka di Sumenep, Solusi Pendidikan Gratis bagi Anak Keluarga Miskin

(jar/red)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sharia Award 2026 Diraih, BPRS Bhakti Sumekar Didorong Perkuat Layanan dan Pembiayaan UMKM
Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus
BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Deposito Mudharabah, Berlaku hingga Akhir Desember 2026
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Sharia Award 2026 Diraih, BPRS Bhakti Sumekar Didorong Perkuat Layanan dan Pembiayaan UMKM

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Deposito Mudharabah, Berlaku hingga Akhir Desember 2026

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Selasa, 8 September 2026 - 12:08 WIB

Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi

Berita Terbaru