Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus

- Editorial Team

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep memperkuat koordinasi perencanaan, pengawasan program strategis daerah, serta pemantauan tindak lanjut kebijakan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Memasuki Senin, 5 Oktober 2026, aktivitas Bappeda Sumenep di bawah koordinasi Kepala Bappeda Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., diarahkan pada pencermatan capaian pembangunan dan memastikan berbagai agenda daerah berjalan sesuai perencanaan yang telah ditetapkan.

Arif Firmanto menekankan bahwa koordinasi dan evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan daerah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak terhadap masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, setiap program perlu terus dipantau berdasarkan indikator dan target yang telah ditetapkan. Evaluasi secara berkala diperlukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih membutuhkan tindak lanjut.

“Koordinasi dan evaluasi harus terus dilakukan agar setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Arif Firmanto.

Salah satu fokus utama Bappeda adalah melakukan pencermatan terhadap indikator capaian pembangunan daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program prioritas tetap berada pada jalur target pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Sentuhan Bupati Sumenep: Mudik Gratis untuk Warga Kepulauan Disambut Haru

Selain evaluasi, Bappeda juga terus menyiapkan dan mengawal dokumen strategis perencanaan pembangunan berkelanjutan sebagai pijakan dalam pelaksanaan kebijakan daerah.

Di sisi lain, penguatan sektor pelayanan publik turut menjadi perhatian dalam koordinasi lintas perangkat daerah. Bappeda mendorong sinergi antarinstansi agar kebijakan pemerintah daerah tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program yang memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan pengaduan.

Baca Juga:  IBM Bekerja Sama dengan BNN Sumenep Gelar Sosialisasi Anti Narkoba: "Pemuda Tangguh, Pemuda Anti Narkoba"

Salah satunya melalui dukungan terhadap pengaktifan kembali layanan aduan di tingkat desa. Kanal tersebut diharapkan menjadi bagian dari mekanisme komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus membantu pemerintah memperoleh informasi mengenai persoalan yang membutuhkan tindak lanjut.

Arif juga menilai penyebarluasan informasi pembangunan merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan. Masyarakat perlu mendapatkan informasi mengenai arah kebijakan, program prioritas, serta perkembangan pembangunan daerah.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Kembali Mendapat Penghargaan SAKIP Award 2024

Karena itu, koordinasi dengan perangkat daerah dan mitra strategis terus dilakukan untuk mengoptimalkan penyampaian informasi pembangunan melalui kanal resmi pemerintah.

“Transparansi informasi pembangunan penting agar masyarakat mengetahui program yang dijalankan pemerintah daerah sekaligus dapat ikut memberikan masukan,” katanya.

Dengan agenda tersebut, aktivitas Bappeda Sumenep pada awal Oktober 2026 tidak hanya berorientasi pada penyusunan perencanaan, tetapi juga mencakup pengawasan, evaluasi, koordinasi lintas sektor, dan pemantauan tindak lanjut kebijakan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari siklus perencanaan pembangunan daerah untuk memastikan program yang telah ditetapkan terus dipantau pelaksanaannya dan dapat disesuaikan dengan perkembangan serta kebutuhan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Adie

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Dapurpos.com

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Video Keluarga Pasien dan Perawat RS BHC Sumenep Viral, Pihak Rumah Sakit Belum Beri Klarifikasi
KSOP Kalianget Gandeng Pesantren Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran
Bendahara Desa Mangkir dari Panggilan DPMD, Gaji Aparatur Pagerungan Besar Tertunggak 9 Bulan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Video Keluarga Pasien dan Perawat RS BHC Sumenep Viral, Pihak Rumah Sakit Belum Beri Klarifikasi

Berita Terbaru