Haul Akbar dan Jamasan Pusaka: Wujud Pelestarian Budaya dan Identitas Sumenep sebagai Kota Keris

- Editorial Team

Kamis, 3 Juli 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Dapurpos.com – Tradisi Haul Akbar dan Jamasan Pusaka kembali digelar dengan khidmat di Kabupaten Sumenep, menegaskan komitmen daerah ini dalam melestarikan warisan budaya leluhur. Tradisi budaya yang sarat makna spiritual dan historis ini menjadi simbol nyata identitas Sumenep sebagai Kota Keris yang telah diakui dunia.

Sebagai catatan penting, UNESCO telah menetapkan Sumenep sebagai daerah dengan koleksi keris terbanyak di dunia. Pengakuan ini semakin memperkuat posisi Sumenep sebagai pusat budaya keris yang kaya akan sejarah dan nilai-nilai luhur.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Siapkan Mudik Gratis 2026, Bupati Fauzi Pastikan Perantau Pulang Aman dan Nyaman

Acara sakral ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), tokoh agama, para empu keris, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pelaku budaya dan elemen masyarakat yang telah menjaga kelestarian tradisi leluhur secara konsisten.

Baca Juga:  Petani Rubaru Keluhkan Ketidakpastian Harga Tembakau, Pemerhati Minta Pemerintah Turun Tangan

“Kegiatan Haul Akbar dan Jamasan Pusaka ini bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan bentuk konkret dari upaya pelestarian warisan budaya yang telah diturunkan dari generasi ke generasi. Ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami dan mencintai akar budayanya sendiri,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Fauzi menegaskan bahwa keris tidak hanya sekadar benda pusaka, melainkan simbol dari nilai-nilai luhur, spiritualitas, serta mencerminkan kemajuan intelektual masyarakat Sumenep pada masa lampau.

Baca Juga:  Bazar dan Lomba Karaoke Bangselok Disambut Antusias, UMKM Berharap Digelar Berkelanjutan

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat menjaga dan merawat budaya keris terus mengakar kuat di tengah-tengah kehidupan masyarakat Sumenep, sekaligus menjadi daya tarik budaya yang memperkaya pariwisata daerah. (jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadinkes Sumenep Ajak ASN Disiplin Jaga Kebersihan dan Kebugaran Tubuh
Pajak Daerah Sumenep Tembus 91,54 Persen, Bapenda Optimistis Lampaui Target 2026
Bapenda Sumenep Beri Penghargaan Wajib Pajak, Perusahaan Setor PBB-P2 di Atas Rp1 Miliar
HUT ke-757 Sumenep, Arif Firmanto Ajak Masyarakat Tinggalkan Jejak Kebaikan Lewat Karya dan Pengabdian
Prestasi Emil Dardak di ITB, DPD HMP Surabaya: Inspirasi Generasi Muda 
Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:38 WIB

Kadinkes Sumenep Ajak ASN Disiplin Jaga Kebersihan dan Kebugaran Tubuh

Senin, 2 November 2026 - 20:31 WIB

Pajak Daerah Sumenep Tembus 91,54 Persen, Bapenda Optimistis Lampaui Target 2026

Senin, 2 November 2026 - 20:24 WIB

Bapenda Sumenep Beri Penghargaan Wajib Pajak, Perusahaan Setor PBB-P2 di Atas Rp1 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:39 WIB

HUT ke-757 Sumenep, Arif Firmanto Ajak Masyarakat Tinggalkan Jejak Kebaikan Lewat Karya dan Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Prestasi Emil Dardak di ITB, DPD HMP Surabaya: Inspirasi Generasi Muda 

Berita Terbaru