Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

- Editorial Team

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep semakin dirasakan warga. Kemarau panjang membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut salah satunya dialami warga Desa Langsar, Kecamatan Saronggi. Mereka mengaku telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama kurang lebih empat bulan.

Merespons kondisi itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur bersama Baznas Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Langsar, Senin (5/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyaluran tersebut, Baznas juga berkolaborasi dengan Kodim 0827 Sumenep, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep Achmad Fauzi turut turun langsung dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Sediakan Mudik Gratis Jakarta–Sumenep 2025 , Begini Persyaratannya

Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kami Baznas Sumenep bersama Baznas Jawa Timur, bersama Bupati, BPBD dan Dinas Sosial, turun langsung memberikan bantuan air bersih kepada warga Langsar,” kata Ahmad Rahman.

Sementara itu, Ketua RT 13 Desa Langsar, Masdarun, mengungkapkan warga mulai mengalami kekurangan air bersih sejak Juli 2026.

Baca Juga:  Polemik Seleksi Sekda Sumenep 2026: AWDI Menolak Ajakan Sepakat Pansel

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa membeli air. Kondisi itu dinilai cukup membebani masyarakat, terutama karena kebutuhan air terus meningkat selama kemarau.

“Warga mulai mengalami kekurangan air bersih sejak bulan tujuh lalu. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga terpaksa membeli. Satu pikap air harganya sekitar Rp80 ribu,” ujar Masdarun.

Menurutnya, air tersebut tidak hanya digunakan untuk minum dan memasak, tetapi juga untuk mandi serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Di tengah kondisi tersebut, bantuan air bersih menjadi sangat berarti bagi warga yang selama beberapa bulan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan air.

Baca Juga:  Sekda Sumenep Serukan ASN Bergerak, Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Ahmad Rahman memastikan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan ke sejumlah wilayah di Sumenep yang mengalami krisis air akibat kemarau panjang.

Baznas Sumenep juga akan memberikan perhatian terhadap wilayah kepulauan yang saat ini turut menghadapi persoalan serupa.

“Kami akan terus melakukan distribusi air bersih ke daerah-daerah yang mengalami krisis air. Termasuk wilayah kepulauan, karena di sana juga banyak masyarakat yang terdampak kekeringan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Adie

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Dapurpos.com

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Kalianget Tegaskan Aturan Keselamatan Pelayaran, Penumpang Diminta Disiplin
Dua Kades Terseret Narkotika, Terancam Dicopot dari Jabatan
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:55 WIB

KSOP Kalianget Tegaskan Aturan Keselamatan Pelayaran, Penumpang Diminta Disiplin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Dua Kades Terseret Narkotika, Terancam Dicopot dari Jabatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Berita Terbaru