Jeritan Masyarakat Terhadap Kelangkaan dan Mahalnya Tabung Gas 3 Kg di Pedesaan

- Editorial Team

Rabu, 11 Juni 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Dapurpos.com – Kini terulang kembali setelah lebaran idul adha tabung gas 3 kg kini kembali langka. Dan harga mulai melonjak di pengecer. Selasa, 11 Juni 2025.

Berawal dari seorang warga gadu Timur berinisial S kehabisan tabung gas 3 kg di rumahnya yang hendak memasak dirumahnya, dan meminta anaknya untuk menukar ke toko (pengecer) di desa setempat.

Baca Juga:  KPU Selenggarakan Acara Debat Kedua Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep.

Namun anehnya sekitar 15 toko (pengecer) di desa setempat yang biasanya bisa menukar tabung gas 3 kg itu sama-sama bilang kosong karena tidak ada pengiriman. Dan akhirnya sang anak memutuskan untuk mencari sampai ke daerah pasar kecamatan Ganding yang jaraknya kurang lebih 5-6 kilo dari rumahnya.

Dan akhirnya ada salah satu toko yang stoknya ada namun dengan harga yang fantastis yaitu 25 ribu dan 30 ribu per tabung dari harga biasanya naik 5-10 ribu.

Hal ini membuat masyarakat kaget dan menjerit karena mahal. Dan meminta Pemkab Sumenep segera memberikan solusi perihal kelangkaan tabung gas tersebut, dan tidak hanya berkomentar di media kalau tabung 3 kg aman dan sudah menyalurkan 3.000 tabung gas namun buktinya sekarang sekarang masih langka dan harganya mahal.

Baca Juga:  Memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 80, Pelaku Usaha UMKM Kelurahan Kepanjin Menyambut Dengan Antusias

Secara tidak langsung berarti Kabag Perekonomian sampai saat ini hanya omong kosong karena buktinya tabung gas 3 kg langka dan mahal. (jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sharia Award 2026 Diraih, BPRS Bhakti Sumekar Didorong Perkuat Layanan dan Pembiayaan UMKM
Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus
BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Deposito Mudharabah, Berlaku hingga Akhir Desember 2026
Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Bappeda Sumenep Minta Semua OPD Bergerak Bersama Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Bappeda Sumenep Dorong Program Quick Wins, Ekonomi Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Sharia Award 2026 Diraih, BPRS Bhakti Sumekar Didorong Perkuat Layanan dan Pembiayaan UMKM

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Lintas OPD Jadi Fokus

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Deposito Mudharabah, Berlaku hingga Akhir Desember 2026

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Selasa, 8 September 2026 - 12:08 WIB

Solar Langka di Sumenep, Pertalite Bersubsidi Diduga Masuk Jerigen, BBM Eceran Tetap Melimpah dengan Harga Tinggi

Berita Terbaru