Desa Pordapor Diduga Menyalahgunakan Dana PTSL, Masyarakat Mengeluh

- Editorial Team

Minggu, 22 Desember 2024 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, dapurpos.com/ – Desa Pordapor, yang terletak di Kecamatan Guluk guluk Kabupaten Sumenep saat ini menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan penyalahgunaan dana Program Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Program yang bertujuan untuk mempermudah proses legalisasi hak atas tanah bagi masyarakat tersebut, kini menuai keluhan dari berbagai pihak, terutama warga setempat.

Menurut sejumlah warga, meskipun telah dilakukan pemetaan dan pendataan tanah di desa ini, banyak dari mereka yang merasa tidak mendapatkan informasi yang jelas dan akurat mengenai proses serta biaya yang harus dikeluarkan. Beberapa warga mengaku diminta untuk membayar biaya tambahan yang tidak pernah disosialisasikan sebelumnya, padahal seharusnya biaya untuk PTSL ditanggung oleh pemerintah pusat.

“Awalnya kami diberitahu bahwa program PTSL ini gratis, namun kenyataannya ada biaya tambahan yang harus kami bayar. Bahkan beberapa warga menjelaskan untuk menebus undangannya harus menyediakan sejumlah uang.”ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan serupa juga disampaikan oleh seorang tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, banyak warga yang merasa kebingungan dengan proses yang tidak transparan dan tidak ada sosialisasi yang memadai dari pihak desa.

 “Kami sangat berharap agar pemerintah turun tangan untuk memastikan bahwa program ini dijalankan dengan jujur dan adil,” ujarnya

Terkait masalah ini, dapurpos.com/ berusaha untuk menghubungi Kepala Desa pordapor MM lewat jaringan seluler, ia membantah adanya penyalahgunaan dana dan mengklaim bahwa semua prosedur yang dilakukan sudah sesuai dengan petunjuk teknis dari pemerintah.

 “Kami sudah menjalankan program ini dengan baik. Semua biaya yang dibebankan kepada masyarakat sesuai dengan SK 3 menteri,” terangnya singkat 

Namun, sejumlah pihak menilai bahwa ada ketidaksesuaian antara informasi yang diterima masyarakat dengan kenyataan di lapangan. Mereka mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan audit dan investigasi terhadap penggunaan dana PTSL di desa ini.

Baca Juga:  Diduga Oknum Agen Ticket Lakukan Pungutan Ilegal Sebesar Rp. 2.000,- Kepada Calon Penumpang

Masyarakat berharap agar masalah ini segera diselesaikan dan program PTSL dapat berjalan dengan transparan serta dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Sumenep Kebut Pelimpahan Kasus Korupsi Dana Desa Pragaan Daya
Korupsi BSPS Sumenep Memanas, Lima Terdakwa Dituntut Penjara hingga 7 Tahun, Uang Pengganti Miliaran Rupiah
Babak Penentuan Korupsi BSPS Sumenep, Lima Terdakwa Hadapi Sidang Tuntutan, Publik Tunggu Langkah Jaksa
Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut, Status Masih Saksi
Proyek Diduga Gunakan Uang Negara Tanpa Papan Informasi, Siapa Penanggung Jawabnya?
Disorot DPRD, Mahasiswa, dan Publik, Sekdes Pagerungan Besar Akhirnya Mundur dari Jabatan Kepala PAUD
Kejari Sumenep Buka Sinyal Baru Kasus Korupsi Logistik KPU, Ekspose Segera Digelar
Menuju Vonis, Kasus Korupsi BSPS Sumenep Masuki Tahap Krusial
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB

Kejari Sumenep Kebut Pelimpahan Kasus Korupsi Dana Desa Pragaan Daya

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:55 WIB

Korupsi BSPS Sumenep Memanas, Lima Terdakwa Dituntut Penjara hingga 7 Tahun, Uang Pengganti Miliaran Rupiah

Senin, 6 Juli 2026 - 13:27 WIB

Babak Penentuan Korupsi BSPS Sumenep, Lima Terdakwa Hadapi Sidang Tuntutan, Publik Tunggu Langkah Jaksa

Senin, 6 Juli 2026 - 13:20 WIB

Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut, Status Masih Saksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Diduga Gunakan Uang Negara Tanpa Papan Informasi, Siapa Penanggung Jawabnya?

Berita Terbaru