Memburuh Berkah dan Takjil di Bulan Suci Ramadhan

- Editorial Team

Kamis, 6 Maret 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.Com Bulan suci Ramadhan selalu membawa berkah bagi banyak orang, tak terkecuali para pekerja musiman yang memanfaatkan momen ini untuk mencari nafkah tambahan. Fenomena “memburuh berkah” menjadi pemandangan umum, terutama di pasar-pasar dadakan yang menjajakan berbagai jenis takjil untuk berbuka puasa.

Setiap sore menjelang maghrib, para pedagang takjil bermunculan di berbagai sudut kota, dari pinggir jalan hingga pusat keramaian. Tak hanya pedagang tetap, banyak masyarakat yang mendadak menjadi penjual makanan dan minuman khas Ramadhan. Mereka melihat peluang ekonomi yang besar karena meningkatnya permintaan makanan berbuka. Dari kolak, es buah, gorengan, hingga berbagai jenis kue tradisional, semuanya laris manis diburu pembeli.

Baca Juga:  Kalau NU Terpuruk Gara-Gara Alumni HMI, Berarti Kaderisasi PMII Tak Pernah Berhasil?

Namun, di balik berkah ekonomi ini, ada tantangan yang harus dihadapi. Persaingan antar pedagang semakin ketat, harga bahan baku naik, dan cuaca yang tidak menentu sering kali menjadi kendala. Meski begitu, semangat untuk mencari rezeki di bulan penuh keberkahan ini tidak surut. Banyak dari mereka justru menjadikan usaha musiman ini sebagai momentum awal untuk merintis bisnis kuliner yang berkelanjutan.

Selain pedagang, fenomena “memburuh berkah” juga terjadi pada pekerja sektor lain, seperti karyawan toko yang sibuk melayani lonjakan pembeli atau kurir yang mengantarkan pesanan berbuka ke berbagai tempat. Semua ini menunjukkan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga membuka banyak peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Baca Juga:  Mahkamah Konstitusi Menolak atau Mengabulkan Pemohon Dalam Sengketa Pilkada Sumenep 2024

Pada akhirnya, Ramadhan tidak hanya menjadi bulan penuh ibadah, tetapi juga bulan yang menghadirkan peluang ekonomi bagi banyak orang. Dengan niat yang baik dan usaha yang halal, berkah Ramadhan tidak hanya dirasakan secara spiritual, tetapi juga dalam bentuk rezeki yang melimpah. (jar/red**).

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SUMENEP PENTAHELIX, BERANIKAH PEMKAB ARAHKAN SEMUA CSR UNTUK INFRASTRUKTUR DAN SDM?
Kalau NU Terpuruk Gara-Gara Alumni HMI, Berarti Kaderisasi PMII Tak Pernah Berhasil?
Kelangkaan BBM di Sumenep Jangan Dianggap Persoalan Biasa
KDMP dan MBG: Ketika Program Ambisius Berpotensi Membebani Keuangan Negara dan Meleset dari Prioritas
Takbir Bergema, Jalan Rusak Menyapa: Ironi Lebaran di Kepulauan Sumenep
“Di Balik Api dan Asa: Sang Koki yang Mengendalikan Rasa”
Kursi Singgasana Sekda Sumenep dan Bahaya Kompromi Politik
Balon Sekda di Ujung Pensiun, Antara Sah Regulasi dan Abai Nalar Anggaran
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Kalau NU Terpuruk Gara-Gara Alumni HMI, Berarti Kaderisasi PMII Tak Pernah Berhasil?

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:11 WIB

Kelangkaan BBM di Sumenep Jangan Dianggap Persoalan Biasa

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:00 WIB

KDMP dan MBG: Ketika Program Ambisius Berpotensi Membebani Keuangan Negara dan Meleset dari Prioritas

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:25 WIB

Takbir Bergema, Jalan Rusak Menyapa: Ironi Lebaran di Kepulauan Sumenep

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:18 WIB

“Di Balik Api dan Asa: Sang Koki yang Mengendalikan Rasa”

Berita Terbaru