Hitungan Hari Aspal Sudah Mulai Mengelupas Terkesan Asal Asalan Pekerjaanya

- Editorial Team

Jumat, 11 April 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUMENEP, DAPURPOS.COM. – Proyek jembatan penghubung antara Desa Mandala dan Desa Pakondang yang menelan anggaran hingga Rp2,4 miliar kini menjadi sorotan. Hasil investigasi media ini di lokasi proyek menemukan bahwa lapisan pengaspalan pada jembatan tersebut sudah mulai mengelupas, meski belum genap sepekan setelah dikerjakan.

Kondisi ini tentu memunculkan banyak pertanyaan, mengingat proyek menggunakan anggaran dari pajak masyarakat dan SPJ (Surat Pertanggung jawaban) untuk pemeliharaan rutinnya pun masih belum diselesaikan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Bina Marga PUTR Sumenep beberapa hari lalu.

Tebal aspal yang diterapkan hanya sekitar kurang lebih 2 cm dan terlihat jelas kualitasnya sangat buruk.

Foto : Aspal yang sudah mengelupas.

“Belum juga digunakan secara maksimal, tapi sudah mulai mengelupas. Padahal dananya sangat besar,” ujar Bashori jumat (11/04/25) 

Dengan kondisi ini, publik mulai menduga adanya ketidakwajaran dalam pelaksanaan proyek, terutama terkait kualitas pekerjaan dan penggunaan anggaran. Proyek yang seharusnya memberi kemudahan akses bagi warga dua desa ini, justru menyisakan tanda tanya besar soal transparansi, akuntabilitas anggaran yang digunakan dan kualitas pekerjaan tersebut.

Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera melakukan audit dan evaluasi terhadap proyek ini demi mencegah kerugian negara yang lebih besar dan menjaga kualitas pembangunan infrastruktur .

Baca Juga:  Bupati Sumenep Menghadiri dan Membuka Madura Nigt Vaganza 2024

Bashori , menyampaikan keprihatinan dan kekecewaan atas pelaksanaan pembangunan jembatan dua yang seharusnya menjadi akses vital penghubung antar desa. Proyek ini sejatinya membawa harapan besar bagi kelancaran mobilitas dan peningkatan ekonomi warga, namun realisasinya justru menimbulkan kekecewaan.

“Kualitas pengaspalan yang kami temukan sangat tidak memuaskan dan terkesan dikerjakan secara asal-asalan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan masyarakat mengenai ketahanan dan keselamatan jembatan tersebut. Kami meragukan apakah pelaksanaan pembangunan ini telah sesuai dengan standar teknis yang semestinya.”ceritanya

 

“Oleh karena itu, kami mendesak kepada pihak-pihak terkait, terutama Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan yang paling utama kepada Bapak Bupati Sumenep, Dr. H Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Dinas dan Kepala Bidang Bina Marga. Kami menilai bahwa pelaksanaan proyek ini tidak mencerminkan semangat “Bismillah Melayani” yang selama ini digaungkan”.tutupnya

Masyarakat berharap kepada pemerintah daerah dapat lebih serius mengawasi dan menjamin kualitas setiap proyek infrastruktur demi kepentingan dan keselamatan masyarakat. Jangan sampai anggaran yang berasal dari uang rakyat justru menghasilkan proyek yang tidak layak dan merugikan masyarakat. (jar/red).

Baca Juga:  Marak Pelajar di Bawah Umur Bawa Motor, Satlantas Polresta Sumenep Didesak Tidak Tinggal Diam
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Berita Terbaru