Warga Guluk-Guluk Tanam Pisang di Jalan Berlubang, Protes Kerusakan Jalan yang Tak Kunjung Diperbaiki

- Editorial Team

Senin, 21 April 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Penampakan jalan yang rusak di Kecamatan Guluk - guluk Sumenep

Foto : Penampakan jalan yang rusak di Kecamatan Guluk - guluk Sumenep

SUMENEP, DAPURPOS.COM  Warga Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melampiaskan kekecewaan mereka terhadap pemerintah daerah dengan menanam pohon pisang di tengah jalan berlubang yang sudah lama rusak. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna dan tak kunjung diperbaiki.

Menurut warga setempat, jalan yang menghubungkan beberapa desa di wilayah tersebut sudah bertahun-tahun dalam kondisi rusak parah. Lubang-lubang besar menganga di banyak titik, menyebabkan kecelakaan dan merugikan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

“Kami sudah capek mengadu. Sudah sering dilaporkan, tapi tidak ada tindakan nyata. Maka kami tanami pisang supaya pemerintah tahu betapa kecewanya kami,” ujar Syaiful, salah satu warga yang ikut dalam aksi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi simbolik ini menarik perhatian warga lain yang melintas, bahkan menjadi viral di media sosial setelah beberapa foto dan video diunggah oleh warga. Mereka berharap, melalui aksi ini, pemerintah Kabupaten Sumenep segera turun tangan untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi aktitas.

Baca Juga:  Harapan Putri Wapres RI Kunjungi Kabupaten Sumenep

Jalan yang menghubungkan ke Gedung Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) ini sudah bertahun-tahun rusak. Warga menyebut kondisi tersebut diperparah dengan lubang yang tertutup air saat musim hujan tiba, apalagi di sepanjang jalan ini tidak ada lampu penerangan jalan umum (PJU).

Kondisi ini membuat para pengguna jalan prihatin karena sering memakan korban, tercatat ada lebih dari 5 orang pengendara mengalami kecelakaan tunggal dalam waktu beberapa bulan terakhir tahun ini.

Menurut Arif Iskandar seorang warga setempat mengungkapkan, sejak musim hujan tahun ini, ada dua korban yang jatuh di jalan rusak ini, parahnya peristiwa tersebut terjadi di waktu yang sama di malam hari.

“Jalan rusak ini benar-benar memprihatikan, lubangnya cukup dalam kalau selesai hujan tertutup air jika ada kendaraan lewat pasti jatuh karena tak kelihatan lubangnya, kemarin malam saja dua orang yang jatuh,” kata Arif Iskandar pada media ini. Senin (21/4/2025).

Sontak saja, kerusakan infrastruktur jalan di kecamatan Guluk-Guluk memantik reaksi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Akhmadi Yazid mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) kabupaten Sumenep untuk segera mengambil langkah perbaikan.

Baca Juga:  Visi Misi Pasangan Calon Nomer Urut 1 K. H. Ali Fikri - KH Unais Ali Hisam (FINAL)

Akhmadi Yazid meminta dinas terkait untuk tidak menunggu viral suatu kejadian baru akan melakukan tindakan. Sebab menurutnya, jika perbaikan harus menunggu sampai menimbulkan korban susulan maka tidak ada artinya perbaikan.

“Intinya agar PUTR segera melakukan perbaikan mendesak, Jangan sampai timbul korban lagi baru ada tindakan, Ketika sudah menimbulkan korban lalu baru bergerak tentu tidak ada artinya,” kata Akhmadi Yazid, Anggota Komisi III DPRD Sumenep.

Apalagi menurut Yazid, sapaan karib politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, dengan anggaran rutin miliaran rupiah yang dialokasikan setiap tahun, perbaikan seharusnya bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Infrastruktur bukan sekadar proyek, tapi menyangkut keselamatan dan kehidupan rakyat,” pungkasnya.

Sementara kepala Dinas PUTR kabupaten Sumenep, Eri Susanto saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan WhatsApp pada Senin, 21 April 2025, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan respon apapun. (jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi
PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik
NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi
DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi
DPRD Sumenep Perkuat Legislasi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
DPRD Sumenep Tancap Gas Tetapkan Propemperda 2026, Perkuat Arah Regulasi Daerah
DPRD Sumenep Dalami Tiga Raperda, Soroti Reformasi Birokrasi hingga Layanan Kesehatan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:16 WIB

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:33 WIB

Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:38 WIB

PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:25 WIB

NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi

Berita Terbaru