Wakil Bupati Sumenep Resmikan Listrik 12 Jam di Desa Giliraje

- Editorial Team

Selasa, 27 Mei 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Bupati KH. Imam Hasim ketika meresmikan layanan listrik di pulau Giliraja.

Foto : Wakil Bupati KH. Imam Hasim ketika meresmikan layanan listrik di pulau Giliraja.

SUMENEP – DAPURPOS.COM – Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasim, meresmikan layanan listrik 12 jam di Desa Giliraje, Kecamatan Giligenting,peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan akses energi listrik di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep.

Sebuah babak baru dimulai dari salah satu titik terjauh di timur Madura,sejak 12 Mei 2025, Pulau Gili Raja, yang selama ini terbelenggu keterbatasan, akhirnya menikmati layanan listrik selama 12 jam penuh setiap hari.

Sebuah kemajuan signifikan dari kondisi sebelumnya yang hanya mendapat aliran listrik enam jam per malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momentum penting ini diresmikan secara simbolis pada Senin (26/5/2025) di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Gili Raja.

Baca Juga:  Dari Surabaya ke Korea, Perisai Putih Harumkan Indonesia dengan Dua Emas dan Satu Perunggu

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim hadir langsung bersama jajaran manajemen PLN UP3 Madura, Forkopimka Giligenteng, Kepala DPMD Sumenep, para kepala desa se-Gili Raja, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.

Empat desa di pulau itu, Banmaleng, Banbaru, Jeteh, dan Lombang kini merasakan denyut kehidupan yang lebih lama dan terang.

“Ini bukan sekadar lampu yang menyala lebih lama, tapi juga harapan yang tumbuh lebih kuat. Penerangan dua kali lipat ini merupakan bagian dari 100 hari kerja Bupati, dan harus disyukuri sebagai karunia besar dari Allah SWT.” ujar Wabup dalam sambutannya.

Namun Imam menegaskan, listrik bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi awal untuk kemajuan yang lebih luas.

“Pembangunan jalan, dermaga, dan infrastruktur dasar lainnya harus segera menyusul. Gili Raja tidak boleh lagi terisolasi,” tegasnya.

Sebagai pelengkap layanan listrik, Pemkab juga telah menyediakan tandon air bersih guna menopang operasional pembangkit.

Baca Juga:  RSUD dr. H. Moh. Anwar Tutup Sementara Layanan Poli Rawat Jalan Selama Libur Natal

Sementara itu, saluran air permanen tengah dirancang oleh Dinas PUTR sebagai bagian dari solusi jangka panjang.

“Air bersih dan listrik adalah dua nadi kehidupan pulau ini. Keduanya saling menopang dan harus dijaga bersama,” tutup Imam.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Madura Fahmi Fahreza menjelaskan bahwa penambahan jam nyala listrik ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendorong keadilan energi hingga ke pelosok kepulauan.

“Listrik kini menyala mulai pukul 17.00 hingga 05.00 WIB. Total pelanggan kami di Gili Raja mencapai 2.400, dengan beban puncak 700 kW dari total kapasitas pembangkit 1.100 kW,” jelasnya.

Meski belum mencapai layanan 24 jam, Fahmi menegaskan bahwa pengembangan ke arah itu tengah digodok.

Baca Juga:  Madura Night Vaganza 2024 Stand Berbayar, Sebagian Peserta Mengeluh

Beberapa kendala teknis seperti keterbatasan mesin dan pasokan BBM masih menjadi tantangan, namun koordinasi terus dilakukan dengan PLN Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Listrik adalah pemantik perubahan. Tapi keberlangsungannya memerlukan kolaborasi. Kami berharap masyarakat turut menjaga fasilitas ini sebagai aset bersama,” katanya.

(jar/red)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Berita Terbaru