Pemkab Sumenep Jalankan ORI, Dinkes Tegaskan Wajib Capai 90 Persen Imunisasi

- Editorial Team

Senin, 25 Agustus 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Dapurpos.com – Lonjakan kasus campak di Kabupaten Sumenep kian mengkhawatirkan. Sejak Februari hingga Agustus 2025, tercatat 2.105 anak terserang campak dengan 17 di antaranya meninggal dunia.

Menjawab kondisi darurat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep meluncurkan program Outbreak Response Immunization (ORI) campak, Senin (25/8/2025), yang menyasar lebih dari 74 ribu anak usia 9 bulan hingga 7 tahun.

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, yang hadir pada peluncuran di TK Rumah Pintar Sumenep, menekankan pentingnya dukungan orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan ulama agar imunisasi massal berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Elya Fardasyah, menegaskan bahwa program ORI bukan sekadar seremonial, melainkan upaya serius memutus rantai penularan campak yang semakin meluas.

“Target minimal 90 persen cakupan imunisasi harus tercapai. Kalau tidak, risiko penularan tetap tinggi dan kasus akan terus bertambah. ORI ini satu-satunya cara paling efektif untuk menghentikan wabah campak yang sudah menelan korban jiwa,” ujar Elya.

Ia juga menjelaskan, program ORI akan berlangsung selama dua pekan. Jika setelah itu masih ada anak yang belum mendapatkan vaksin, tim kesehatan akan melakukan penyisiran tambahan selama sepekan, termasuk dengan mendatangi langsung rumah warga.

Baca Juga:  Festival Hari Tani Nasional 2025, BEM-FP Universitas Wiraraja dan Pemkab Sumenep Angkat Martabat Petani

Menurut Elya, cakupan imunisasi menjadi kunci utama.

“Kami tidak bisa kompromi dengan angka ini. Kalau di bawah 90 persen, berarti masih ada celah penularan. Itulah sebabnya, kami akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat,” tegasnya.

Dengan situasi lebih dari dua ribu kasus suspek hingga akhir Agustus, Pemkab Sumenep menegaskan percepatan imunisasi adalah jalan satu-satunya agar daerah ini segera keluar dari ancaman wabah campak.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Sumenep Serukan ASN Bergerak, Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
Sekda Sumenep Soroti Disiplin ASN: Jangan Hanya Rajin Absen, Kinerja Harus Maksimal
9 Bulan Menanti Honor, Bendahara Desa Pagerungan Besar Bungkam Saat Dikonfirmasi.
Wabup Sumenep Apresiasi Forsekdesi, Konsisten Santuni Anak Yatim
Dari Sekolah untuk Keselamatan Laut, KSOP IV Kalianget Bekali Generasi Muda
Lomba Karaoke Kepanjin Meriah, 20 Peserta Adu Bakat Suara Sambut HUT ke-81 RI
PBB-P2 Sumenep Murah, Diskon hingga 81 Persen
DKPP Sumenep Berangkatkan Tembakau Prancak 95 untuk Dipasarkan ke Mitra PT Jarum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:36 WIB

Sekda Sumenep Serukan ASN Bergerak, Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Senin, 14 September 2026 - 20:29 WIB

Sekda Sumenep Soroti Disiplin ASN: Jangan Hanya Rajin Absen, Kinerja Harus Maksimal

Senin, 14 September 2026 - 20:21 WIB

9 Bulan Menanti Honor, Bendahara Desa Pagerungan Besar Bungkam Saat Dikonfirmasi.

Senin, 14 September 2026 - 20:13 WIB

Wabup Sumenep Apresiasi Forsekdesi, Konsisten Santuni Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 15:36 WIB

Dari Sekolah untuk Keselamatan Laut, KSOP IV Kalianget Bekali Generasi Muda

Berita Terbaru