Bayar Pajak Makin Mudah, Bapenda Sumenep Targetkan Seluruh PBB Digital pada 2027

- Editorial Team

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dapurpos.com/, SUMENEP — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep terus mempercepat transformasi pelayanan perpajakan melalui sistem digital. Seluruh pembayaran pajak daerah kini diarahkan menggunakan sistem elektronik, sehingga masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke kantor untuk menunaikan kewajiban perpajakannya.

Kepala Bapenda Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, mengatakan digitalisasi tersebut mencakup pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta sejumlah jenis pajak daerah lainnya.

Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran digital, termasuk melalui marketplace, untuk menyelesaikan kewajiban pajaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua pembayaran dilakukan secara online dan langsung masuk ke rekening kas daerah. Tidak ada lagi transaksi pembayaran secara manual,” ujar Ferdiansyah, Rabu (19/8/2026).

Ia menjelaskan, penerapan sistem elektronik tersebut juga dibarengi dengan sosialisasi kepada pemerintah desa dan kecamatan. Langkah itu dilakukan agar proses peralihan menuju sistem perpajakan digital dapat dipahami dan diterapkan secara merata.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Ingatkan ASN, Jangan Live di Medsos Saat Jam Kerja

Ferdiansyah menyebut 2026 menjadi masa transisi dalam penerapan e-SPPT. Sementara mulai 2027, seluruh layanan PBB di Kabupaten Sumenep ditargetkan telah sepenuhnya berbasis digital.

“Untuk 2026 ini masih dalam masa transisi. Tahun 2027 seluruh layanan PBB akan berbasis digital,” jelasnya.

Dorong Balik Nama Kendaraan Pelat Luar Daerah
Selain memperkuat digitalisasi layanan pajak, Bapenda Sumenep juga mengajak masyarakat yang masih menggunakan kendaraan bermotor berpelat nomor luar daerah agar segera melakukan proses balik nama menjadi pelat Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Harapan Bupati Sumenep : Semoga Mobil Puskesmas Keliling Bisa Membantu Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

Ferdiansyah menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat penerimaan daerah. Sebab, sekitar 66 persen penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) akan kembali kepada pemerintah kabupaten dalam bentuk dana bagi hasil.

Karena itu, ia mendorong masyarakat yang kendaraan bermotornya digunakan dan beroperasi di Sumenep untuk turut membayarkan kewajiban pajaknya di daerah tersebut.

“Kalau kendaraan digunakan di Sumenep, sebaiknya pajaknya juga dibayarkan di Sumenep. Dengan begitu hasilnya bisa kembali untuk membiayai pembangunan daerah,” katanya.

Ferdiansyah berharap transformasi digital dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dapat berjalan beriringan.

Baca Juga:  Tiga Besar Sekda Sumenep 2026, Rekam Jejak Kepemimpinan Jadi Sorotan

Ia menegaskan, pajak memiliki peran strategis sebagai salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumenep.

“Kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sangat penting karena pajak nantinya kembali untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

(adie/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan
Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat
Bukan Sekadar Rebut Trofi, Mini Soccer U-13 Sumenep Jadi Ajang Cari Bibit Muda
BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Deposito Mudharabah, Berlaku hingga Akhir Desember 2026
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan CT Scan 64 Slice, Perkuat Layanan Diagnostik
Tak Mau Bergantung pada Bantuan dari Darat, Warga Pagerungan Besar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
Rencana E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Jadi Sorotan, AWDI: Jangan Sampai Teknologi Picu Masalah Baru
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Banyak Tempat Hiburan Malam di Sumenep, Penertiban Hanya Sasar Potre Jadi Pertanyaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Aspirasi Perempuan Tak Boleh Mandek, Pemkab Sumenep Aktifkan Kembali Pos Curhat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Bukan Sekadar Rebut Trofi, Mini Soccer U-13 Sumenep Jadi Ajang Cari Bibit Muda

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Deposito Mudharabah, Berlaku hingga Akhir Desember 2026

Rabu, 30 September 2026 - 22:11 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan CT Scan 64 Slice, Perkuat Layanan Diagnostik

Berita Terbaru