SUMENEP DAPURPOS.COM – Semangat Hari Santri Nasional harus terus diwujudkan melalui penguatan nilai keagamaan, pembentukan akhlak, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Peringatan tersebut tidak boleh berhenti sebatas seremoni tahunan, tetapi harus menjadi momentum memperkuat peran santri dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.
Pesan itu disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) Setdakab Sumenep, M. Said, saat mewakili Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam kegiatan DRT Gemar Bersholawat di Lapangan Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Sabtu (31/10/2026) malam.
Di hadapan ribuan jamaah, M. Said menegaskan bahwa perjalanan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia tidak dapat dipisahkan dari perjuangan kaum santri. Karena itu, nilai perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian santri harus terus dijaga serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada DRT serta panitia Hari Santri yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan ini. Mudah-mudahan menjadi kegiatan yang dimuliakan Allah SWT,” ujarnya.
Menurutnya, momentum Hari Santri harus diisi dengan kegiatan positif yang mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, kreativitas, serta kiprah santri dalam memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Santri harus terus berjuang, berinovasi dan melakukan hal yang positif serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat di sekitarnya, bahkan untuk seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Ia menambahkan, berbagai perlombaan dan kegiatan yang telah diselenggarakan panitia menjadi ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi, menunjukkan kemampuan, sekaligus memperkuat eksistensi santri dalam kehidupan masyarakat.
Said juga mengapresiasi kehadiran Gus Hayyon yang dinilainya konsisten menyebarkan dakwah dan syiar Islam ke berbagai daerah.
Menurutnya, kehadiran Gus Hayyon di tengah masyarakat Desa Banasare diharapkan dapat memperkuat semangat keagamaan serta memberikan pencerahan melalui tausiah dan mauizah hasanah.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan DRT Gemar Bersholawat membawa keberkahan bagi Kabupaten Sumenep sehingga menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yakni daerah yang baik, penuh keberkahan, dan senantiasa mendapat ampunan Allah SWT.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Rubaru, para kiai, tokoh masyarakat, serta Owner DRT The Big Family, H. Shofwan Wahyudi atau yang akrab disapa H. Udik DRT.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat itu tidak hanya menambah semarak kegiatan berselawat, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Said berharap semangat yang terbangun melalui DRT Gemar Bersholawat dapat terus terpelihara, tidak hanya saat peringatan Hari Santri, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan DRT Gemar Bersholawat ini, semangat Hari Santri diharapkan tidak berhenti pada peringatan tahunan, melainkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari melalui penguatan nilai keagamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial,” pungkasnya.
Penulis : Adie
Editor : Man's
Sumber Berita: Dapurpos.com













