Sumenep Meriahkan Hari Jadi ke-756 dengan Apel Kolosal Bernuansa Madura, Wabup: “Ini Momentum Refleksi dan Sinergi”

- Editorial Team

Jumat, 31 Oktober 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DapurPos.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar apel kolosal yang memadukan tiga peringatan penting sekaligus: Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, Hari Sumpah Pemuda ke-97, dan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumenep itu menjadi ajang kebanggaan bersama, dengan tampilan megah dan penuh makna kebangsaan serta budaya.

Sebelum memimpin apel, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H., M.H. menyerahkan bantuan sosial kepada anak yatim aksi kemanusiaan yang menandai dimulainya kegiatan dengan sentuhan kepedulian sosial yang kental.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel diikuti ribuan peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, mahasiswa, pelajar, dan organisasi masyarakat. Mereka tampil anggun dengan busana khas keraton Sumenep, diiringi alunan musik tradisional tong-tong Baladewa dan tarian Madura yang menggugah semangat kebersamaan.

Baca Juga:  Aktivis Pemuda Sumenep Soroti Pernyataan Pemkab soal BBM Subsidi: Dinilai Tak Sesuai Fakta di Lapangan

Camat Talango, Nur Habibie, dipercaya menjadi Komandan Upacara, sementara KH. Imam Hasyim bertindak sebagai Inspektur Upacara. Seluruh rangkaian kegiatan menggunakan bahasa Madura, sebagai wujud pelestarian jati diri budaya lokal di tengah modernisasi.

Tiga Momentum Besar, Satu Semangat Pembangunan

Dalam sambutannya, Wabup KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa tiga momentum besar ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan ruang refleksi untuk memperkuat sinergi antara budaya, ekonomi, dan pemerintahan yang berdaya saing.

“Sumenep bukan hanya menyimpan sejarah, tetapi juga visi masa depan. Kita ingin daerah ini tumbuh menjadi pusat ekonomi baru di Madura dengan landasan budaya yang kuat,” ujar Imam Hasyim.

Wabup juga mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama delapan tahun berturut-turut serta meraih sembilan penghargaan nasional.

Baca Juga:  ASN Kabupaten Sumenep Mengeluh, Profesionalisme PD Sumekar Menjadi Sorotan. Ada Apa dan Kenapa ???

Menurutnya, capaian itu merupakan hasil dari budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Akuntabilitas bukan sekadar laporan keuangan. Ini tanggung jawab moral kepada rakyat bahwa setiap rupiah harus memberi manfaat nyata,” tegasnya.

Budaya, Gotong Royong, dan Ekonomi Kreatif Jadi Pilar

Lebih lanjut, KH. Imam Hasyim mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat gotong royong di tengah derasnya arus digitalisasi. Nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas masyarakat Madura, katanya, adalah modal utama dalam membangun Sumenep yang tangguh dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan budaya sebagai motor ekonomi kreatif, terutama dalam sektor pariwisata, UMKM, dan industri lokal.

“Kuda Terbang dalam lambang Sumenep melambangkan semangat masyarakat yang tangguh dan adaptif. Semangat ini harus menggerakkan sektor budaya, pariwisata, dan UMKM,” tandasnya.

Menjaga Warisan, Menulis Sejarah Baru

Baca Juga:  Mahasiswa Soroti Pengawasan Inspektorat Sumenep dan Penyertaan Modal BUMD

Dalam kesempatan tersebut, budayawan Ibnu Hajar, M.Pd. membacakan Babad Hari Jadi Sumenep, mengisahkan perjalanan panjang kerajaan Sumenep menuju pemerintahan modern yang berorientasi pada pelayanan publik.

Rangkaian apel kolosal ditutup dengan penyerahan Satya Lencana Karya kepada ASN berprestasi, sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka dalam memperkuat birokrasi dan pelayanan masyarakat.

Dengan mengusung tema “Ngopeni Songennep” untuk Hari Jadi Kabupaten Sumenep dan “Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh” untuk Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, perayaan kali ini menegaskan bahwa Sumenep bukan hanya menjaga warisan, tetapi juga membangun masa depan daerah yang berbudaya, berintegritas, dan terus tumbuh bersama rakyatnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-757 Sumenep, Arif Firmanto Ajak Masyarakat Tinggalkan Jejak Kebaikan Lewat Karya dan Pengabdian
Prestasi Emil Dardak di ITB, DPD HMP Surabaya: Inspirasi Generasi Muda 
Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:39 WIB

HUT ke-757 Sumenep, Arif Firmanto Ajak Masyarakat Tinggalkan Jejak Kebaikan Lewat Karya dan Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Prestasi Emil Dardak di ITB, DPD HMP Surabaya: Inspirasi Generasi Muda 

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Berita Terbaru