KICK OFF MEETING PENYUSUNAN PERENCANAAN JANGKA MENENGAH BAPEDDA SUMENEP TAHUN 2025 -2030

- Redaksi

Kamis, 16 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep. Rabu(15/05),Dapurpos.Com Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sumenep mengadakan acara kick off meeting penyusunan perencanaan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Sumenep Tahun 2025-2030. Bertempat di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sumenep, Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala OPD, DPRD ,camat dan Jabatan Fungsional Perencana maupun kepala sub bagian perencanaan se-lingkungan Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutannya Arif Firmanto, S.TP., M.Si Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep menyampaikan bahwa ada beberapa tahapan, dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMD) Kabupaten sumenep tahun 2025 – 2030 Yaitu:

1.Penyusunan rancangan teknokratik rpjmd, direncanakan selesai sebelum penetapan kepala daerah dan wakil kepala daerah, atau selambat-lambatnya bisa diselesaikan pada bulan Agustus 2024. Sehingga bisa tersosialisasi kepada bakal calon kepala daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

2.Penyusunan rancangan awal RPJMD direncanakan dimulai pada bulan Februari 2025 dan selesai pada bulan mei 2025.

3.Penyusunan rancangan akhir direncanakan dimulai pada bulan Juni 2025, untuk selanjutnya ditetapkan melalui peraturan daerah kabupaten sumenep pada bulan Agustus 2025.

5.Penyusunan rancangan teknokratik RPJMD merupakan naskah akademik RPJMD, yang memuat kajian secara empirik dan ilmiah tentang Analisis gambaran umum kondisi daerah, yang meliputi aspek geografi dan demografi, kesejahteraan umum, dan pelayanan umum.

6.Perumusan gambaran keuangan daerah, meliputi analisa pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah,

7.Perumusan permasalahan pembangunan daerah, Penelaahan dokumen perencanaan lainnya, seperti RTRW, KLHS, RPJPD dan lainnya.

Kepala Bapedda Sumenep Arif Firmanto, S.TP., M.Si menambahkan perumusan isu strategis daerah yang akan dijadikan pedoman dan acuan dasar bagi pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam penyusunan visi misinya sebagai instrumen pembangunan berkelanjutan.

“Dalam pelaksanaan kegiatan hari ini, output yang akan dibangun memerlukan komitmen bersama seluruh stake holder, khususnya perangkat daerah di kabupaten sumenep untuk turut serta berpartisipasi aktif dalam mengikuti proses penyusunan rancangan teknokratik selama 3 (tiga) bulan ke depan,” ungkapnya.

Dengan percepatan penyelesaian penyusunan rancangan teknokratik, diharapkan kepada seluruh perangkat daerah, dapatnya mulai menyiapkan data serta permasalahan aktual sesuai tugas dan fungsinya. Desk perangkat daerah terkait penggalian isu strategis dan permasalahan, akan dilaksanakan dengan jadwal yang akan diatur kemudian pada sesi berikutnya.

Adapun maksud dari dilaksanakan kick off meeting ini yakni penyamaan persepsi dan perspektif dalam penyusunan dokumen perencanaan yang akan dilakukan tahun 2025-2030. Sehingga semua pihak memahami tahapan, alur dan mekanisme yang diperlukan.

Beberapa hal penting dalam timeline dan kegiatan penyusunan perencanaan disampaikan secara tegas dan rinci oleh kepala Bappeda melalui kalender perencanaan sebagai pengingat dan komitmen bersama agar dapat dipatuhi bersama.

“Saya persilahkan kepada tim ahli Universitas Brawijaya Malang, untuk dapat menyampaikan materi rancangan teknokratik RPJMD, berikut gambaran metode analisis yang akan digunakan, serta segmentasi kebutuhan datanya, sehingga dapat menjadi tambahan wawasan bagi kita semua yang hadir pada hari ini,” tutupnya. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi
PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik
NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi
DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi
DPRD Sumenep Perkuat Legislasi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
DPRD Sumenep Tancap Gas Tetapkan Propemperda 2026, Perkuat Arah Regulasi Daerah
DPRD Sumenep Dalami Tiga Raperda, Soroti Reformasi Birokrasi hingga Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:16 WIB

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:33 WIB

Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:38 WIB

PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:25 WIB

NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi

Berita Terbaru