cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Ny. Hj. Nia Kurnia Fauzi Gagas Pendirian Koperasi PKK: Upaya Nyata Perempuan Sumenep Membangun Kesejahteraan Keluarga

Sumenep – Dapurpos.com Sebuah langkah strategis kembali tercatat dalam perjalanan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Sumenep. Bertempat di Aula Kantor TP PKK Kabupaten Sumenep, Senin pagi (7/7/2025), Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Ny. Hj. Nia Kurnia Fauzi, memimpin langsung kegiatan Pendampingan dan Penyuluhan Pendirian Koperasi PKK, yang menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi keluarga berbasis komunitas perempuan.

Acara yang digelar atas kolaborasi TP PKK Kabupaten Sumenep dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Kabupaten Sumenep ini dihadiri para pengurus PKK dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Koperasi: Wujud Nyata Semangat Gotong Royong

Dalam sambutannya yang inspiratif, Ny. Hj. Nia Kurnia Fauzi menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar instrumen ekonomi, tetapi juga cerminan nilai luhur kekeluargaan dan solidaritas sosial, sebagaimana tercermin dalam 10 Program Pokok PKK.

“Koperasi adalah cermin dari nilai-nilai kekeluargaan dan kebersamaan. Ia hadir bukan hanya untuk keuntungan, tetapi untuk memperkuat solidaritas sosial,” ujar Nia, yang juga dikenal sebagai politisi aktif dari PDI Perjuangan Sumenep dan istri Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Ia menyampaikan bahwa selama ini PKK telah berperan penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat desa. Namun, tantangan zaman mengharuskan adanya langkah yang lebih konkret dan berkelanjutan. Koperasi, menurutnya, adalah salah satu jawaban nyata atas tantangan tersebut.

 “Saya ingin koperasi ini benar-benar berdiri dan berfungsi. Jangan sampai kegiatan seperti ini hanya jadi seremoni. Harus ada manfaatnya, harus ada tindak lanjutnya,” tegasnya dengan penuh semangat.

Sinergi Pemerintah dan Gerakan Masyarakat

Baca Juga :  Lonjakan Peserta CKG 2026, Ribuan Warga Sumenep Antusias Cek Kesehatan Gratis

Nia Kurnia Fauzi juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang adil dan transparan. Ia mengingatkan agar koperasi tidak dikuasai oleh segelintir orang, melainkan menjadi milik bersama yang dikelola dengan prinsip gotong royong.

Sinergi dengan Diskop UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep, menurutnya, menjadi kekuatan penting untuk membangun koperasi yang sehat secara administratif, kuat secara kelembagaan, dan mandiri secara finansial.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan UKM yang telah berkenan hadir dan mendampingi proses ini. Ini adalah awal yang baik untuk mewujudkan koperasi perempuan yang profesional dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Tiga Pilar Penting Koperasi PKK

Baca Juga :  Penyuluh KUA Pasongsongan Raih Juara I Anugerah Penyuluh Agama Kemenag Sumenep

Dalam arahannya, Nia Kurnia Fauzi menegaskan kembali tiga alasan utama pentingnya pendirian dan penguatan koperasi di lingkungan PKK:

1. Meningkatkan kesejahteraan anggota,

2. Menjadi gerakan sosial yang menumbuhkan solidaritas, bukan sekadar orientasi keuntungan,

3. Menciptakan lapangan kerja dan penghasilan alternatif bagi keluarga.

Ia pun mengutip Bung Hatta, Bapak Koperasi Indonesia, yang menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga usaha, tetapi merupakan alat perjuangan rakyat. Semangat inilah yang ingin dihidupkan di kalangan perempuan Sumenep melalui gerakan PKK.

Menyulut Api Semangat Perubahan

Mengakhiri sambutannya, Nia Kurnia Fauzi secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan penuh harapan bahwa ini bukan hanya awal dari sebuah program, melainkan awal dari perubahan nyata.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pendampingan dan Penyuluhan Pendirian Koperasi PKK Kabupaten Sumenep, saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi lahirnya koperasi-koperasi PKK di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep, yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi keluarga dan memperkuat kemandirian perempuan desa.

(jar/red)**