Disdik Sumenep Gelar Rakor dan Sosialisasi Penyelenggara Pendidikan Inklusi

- Editorial Team

Selasa, 6 Agustus 2024 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, dapurpos.com/. – Kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Jenjang TK SD dan SMP se Kabupaten Sumenep , Kegiatan yang dilaksanakan di Aula lantai III Hotel Azmi Sumenep ini akan berlangsung selama 3 hari, terhitung sejak hari ini, Senin-Rabu Agustus 2024.

Pada Rakor tersebut dibahas mengenai Rencana program dan layanan pendidikan khusus/inklusif di satuan pendidikan reguler, Rencana penguatan kapasitas SDM satuan pendidikan untuk layanan pendidikan khusus/inklusif di satuan pendidikan reguler, Rencana sosialisasi kebijakan pendidikan khusus/inklusif ke seluruh satuan pendidikan reguler.

Dalam sambutan disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Bapak Ardiansyah Ali Shochibi, ST, MT,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Disdik Sumenep bersama Peserta Rakor telah bersepakat bersama untuk berkomitmen menyukseskan implementasi kurikulum merdeka dan transformasi pendidikan inklusif. Ini menjadi salah satu alternatif dalam menghadapi tantangan belum tersedianya guru pembimbing khusus dan keterbatasan ketrampilan guru dalam melayani peserta didik berkebutuhan khusus di satuan pendidikan reguler.”jelasnya

Harapannya dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif karena kedepannya seluruh satuan pendidikannya menerima peserta didik berkebutuhan khusus/penyandang disabilitas.

“Hal ini tentu harus ditingkatkan agar peserta didik berkebutuhan khusus/penyandang disabilitas mendapat layanan yang tepat sesuai kebutuhannya dan sesuai aturannya”.harapannya

“Semoga sinergitas makin kuat mewujudkan pendidikan inklusif yang berkualitas di Kabupaten Sumenep pada semua jenjang.” Imbuhnya

Hadir pula dalam rakor tersebut Kepala Bidang Pembinaan SMP Bapak Mohammad Fajar, Analis Kebijakan Ahli Muda GTK Bapak Sujono, Kasi Peserta Didik Paud dan PNF Bapak Supriyanto dan Kasi Peserta Didik SD Bapak Ahmad Rasul Hariz.

Baca Juga:  GPS Pabian Berbagi Berkah Ramadhan, Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kegiatan tersebut diisi oleh 3 narasumber. Di antaranya adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Widyaprada Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Timur serta Inovasi Jakarta dan Jawa Timur.

Sementara peserta kegiatan pendidikan dan pelatihan layanan sekolah inklusi ini diikuti sebanyak 97 orang, yang terdiri atas 5 guru PAUD, 61 guru SD dan 31 guru SMP.

Baca Juga:  BNNP Jatim Pimpin Apel Gabungan: Tekad Bersama Wujudkan Sumenep Bebas Narkoba

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumenep Fatimah Umar mengaku sangat menyambut dengan baik kegiatan diklat layanan sekolah inklusi tersebut.

“Diklat ini merupakan wujud nyata dari komitmen kita bersama dalam memberikan layanan pendidikan yang merata dan adil bagi semua anak bangsa, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus,” ungkap Fatima Umar

Pihaknya menegaskan, soal pentingnya penyelenggaraan pendidikan yang menghargai keanekaragaman dan tidak diskriminatif terhadap peserta didik.

“Memaknai kata “INKLUSI” dalam konteks filosofi pendidikan berarti menyatakan bahwa ruang kelas dan ruang bermasyarakat tidak lengkap tanpa mengikutsertakan anak-anak dengan segala kebutuhan yang beranekaragam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Akhmad Fairusi mengungkapkan, tujuan kegiatan tersebut yakni untuk mensosialisasikan kebijakan pemerintah tentang layanan disabilitas dan satuan pendidikan serta mengembangkan program assesmen dan intervensi diri bagi peserta didik penyandang disabilitas.

“Termasuk juga memberikan pemahaman tentang strategi pendampingan kepada peserta didik penyandang disabilitas untuk kelancaran proses pembelajaran,” ungkapnya, Senin, 05 Agustus 2024.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Siswa MAN Sumenep Bersinar di Duta Kesehatan Remaja 2026
Empat Siswa MAN Sumenep Disiapkan Jadi Penggerak Kesehatan Remaja
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Cegah Kecelakaan Laut, KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Pelayaran
Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kadisdik Sumenep Turun Tangan
Nilai Anggaran Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Tak Terpampang, Kadisdik Sumenep Panggil Konsultan 
SMSI Sumenep “Turun Gunung “,Guru Kalianget Dibekali Literasi Media dan AI
Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot, Anggaran APBN Tak Dicantumkan di Papan Proyek
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Empat Siswa MAN Sumenep Bersinar di Duta Kesehatan Remaja 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:26 WIB

Empat Siswa MAN Sumenep Disiapkan Jadi Penggerak Kesehatan Remaja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Cegah Kecelakaan Laut, KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Pelayaran

Senin, 28 September 2026 - 19:49 WIB

Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kadisdik Sumenep Turun Tangan

Berita Terbaru