DPRKPP Sumenep Siapkan Jadwal Mudik Gratis Kepulaun 2025

- Editorial Team

Selasa, 18 Maret 2025 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPUR.POS.COM, SUMENEP, MADURA, JAWA TIMUR  –  Pemerintah Kabupaten Sumenep, melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (DPRKPP) Sumenep, telah merilis jadwal keberangkatan program mudik bareng menggunakan kapal laut untuk tahun 2025.

Program ini disiapkan guna memfasilitasi masyarakat yang akan pulang kampung saat momen Lebaran, khususnya bagi mereka yang berasal dari kepulauan di wilayah Sumenep.

Jadwal keberangkatan kapal dalam program mudik bareng ini mencakup beberapa rute utama, di antaranya Masalembu – Karamian, Kangean – Sapeken, Kalianget – Raas, Kalianget – Sapudi, serta Sapeken – Pagerungan – Kangean.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Sumenep, Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si., mengimbau masyarakat agar benar-benar memperhatikan jadwal yang telah diumumkan untuk menghindari penumpukan penumpang.

“Kami berharap masyarakat yang akan mudik memanfaatkan jadwal yang telah kami rilis dengan sebaik-baiknya. Dengan begitu, perjalanan bisa lebih tertata, tidak ada kepadatan yang berlebihan, dan kenyamanan penumpang tetap terjaga,” ujar Yayak Nurwahyudi. Selasa (18/3/2025).

Lebih lanjut, Yayak menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam perjalanan mudik melalui jalur laut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan operator kapal dan instansi terkait guna memastikan kesiapan armada, kelayakan kapal, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan pelayaran.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh calon pemudik agar selalu mengikuti arahan petugas di lapangan, tidak membawa barang berlebihan, dan datang lebih awal sebelum keberangkatan. Dengan begitu, proses naik ke kapal dapat berjalan lebih tertib dan lancar,” tambahnya.

Diperkirakan sebanyak 20 ribu orang akan menyeberang untuk mudik melalui Pelabuhan Jangkar pada musim Lebaran tahun ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 pemudik mendapatkan subsidi biaya perjalanan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga:  Festival Hari Tani Nasional 2025, BEM-FP Universitas Wiraraja dan Pemkab Sumenep Angkat Martabat Petani

Arus mudik di Pelabuhan Jangkar diprediksi mencapai puncaknya pada 23-24 Maret, dengan lonjakan penumpang yang signifikan menuju Pulau Raas dan sejumlah wilayah kepulauan lainnya. Untuk mendukung kelancaran arus mudik, dua kapal motor penumpang (KMP) berkapasitas besar telah disiapkan guna melayani perjalanan dari Jangkar ke Raas dan sekitarnya.

Baca Juga:  Wakil Ketua BAZNAS Sumenep Angkat Bicara Soal Rencana Pemotongan Gaji ASN 2,5 Persen

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan agar masyarakat memperhatikan kondisi cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu. Jika terjadi kondisi cuaca ekstrem, kemungkinan ada perubahan jadwal demi keselamatan bersama.

“Pemerintah berharap, program mudik bareng kapal laut ini dapat memberikan kemudahan bagi warga kepulauan yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman dengan lebih nyaman dan aman,” pungkasnya.

Khusus peserta mudik gratis dengan rute Jangkar – Sapudi, Jangkar – Raas dan Jangkar – Kangean, pendaftaran melalui gerai Trans Samudera Jangkar dengan CP Roysil 082132882063 dan Dwi 082139337990.

Baca Juga:  Pasien Asal Rubaru Apresiasi Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep 

(jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Berita Terbaru