Disperkimhub Sumenep, Program RTLH Rampung di Verifikasi

- Editorial Team

Jumat, 23 Mei 2025 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Salah satu rumah yang sudah terverifikasi program RTLH

Foto : Salah satu rumah yang sudah terverifikasi program RTLH

SUMENEP – DAPURPOS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin melalui program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini menyasar warga kurang mampu yang tinggal di rumah berbahan anyaman bambu dan masih berlantai tanah, yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, melalui Noer Lisal Anbiyah, ST., M., Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperkimhub menyampaikan, bahwa seluruh proses pendataan dan verifikasi calon penerima bantuan telah tuntas.

Baca Juga:  DPRKPP Sumenep Siapkan Jadwal Mudik Gratis Kepulaun 2025

Pendataan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan kepala desa, serta melalui pendamping RTLH di tiap wilayah, agar bantuan yang bernilai 20.000.000 sampai dengan 30.000.000 tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendataan dan verifikasi dilakukan dengan sangat hati-hati dan menyeluruh. Kami memastikan setiap usulan yang masuk telah melalui proses validasi lapangan. Cross check langsung ke lokasi menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa bantuan ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Kamis (22/5/2025).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pembangunan rumah bagi penerima bantuan kini tidak lagi bersifat swadaya. Pemerintah daerah langsung menanggung pembangunan mulai dari pondasi hingga rumah tersebut benar-benar layak huni.

“Kami mengubah pola bantuan. Jika dulu penerima hanya mendapatkan material dan harus membangun sendiri secara swadaya, sekarang pembangunannya dikerjakan langsung oleh tim pelaksana hingga selesai. Ini untuk memastikan hasil akhir rumah benar-benar layak dihuni,” jelasnya.

Program RTLH ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap hak dasar masyarakat, khususnya tempat tinggal yang layak. Tidak hanya sebagai tempat berteduh, rumah yang layak juga dinilai dapat mendorong kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan warga.

Baca Juga:  Lemahnya Koordinasi: Kasus Penggelapan Sepeda Motor Yang Dilakukan Oknum Polisi Pamekasan Dinilai Lamban

Lebih lanjut, pihaknya berharap bantuan ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga berdampak positif bagi masa depan para penerima.

“Kami berharap, rumah-rumah ini dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk tumbuh kembang anak-anak, serta menjadi motivasi bagi keluarga untuk lebih sejahtera. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan benar-benar bermanfaat bagi mereka yang menerimanya,” pungkasnya.

Program ini rencananya akan terus berlanjut secara bertahap hingga seluruh rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumenep bisa diperbaiki atau dibangun kembali menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan manusiawi.

Baca Juga:  Semangat Pemuda Bangkit, Masyuni Ramadhan Ajak Generasi Muda Berkontribusi untuk Negeri

(jar/red)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Berita Terbaru