Sujud Terakhir di Tengah Bencana: Kisah Mulia Seorang Anak Terhadap Ibu Korban Longsor Aceh

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Hanya Ilustrasi

Foto Hanya Ilustrasi

DAPURPOS.COM, ACEH — Di balik tragedi banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh dalam beberapa hari terakhir, tersimpan sebuah kisah yang membuat banyak orang terdiam dan menahan haru. Sebuah kisah tentang akhir hidup yang bukan hanya menyentuh, tetapi juga menggugah keimanan.

Saat tim evakuasi bersama warga melakukan pencarian korban di Desa, mereka menemukan seorang perempuan paruh baya dalam keadaan berbeda dari korban-korban lain. Ia ditemukan masih mengenakan mukena putih, tubuhnya utuh dan tenang meski tertimbun material lumpur.

Namun yang membuat semua orang terpaku bukan hanya kondisinya ,melainkan posisinya. Sang ibu ditemukan dalam keadaan sujud.

Putranya, Ahmad Zulfikar (28), yang ikut melakukan pencarian, tak kuasa menahan tangis ketika mengenali tubuh itu sebagai ibunya.

“Saya tidak sanggup bicara saat melihatnya,” ujar Ahmad dengan suara yang nyaris pecah.

“Saat dunia runtuh, Ibu tidak lari. Beliau tetap dalam sholatnya.”

Menurut penuturan keluarga, sang ibu sedang menjalankan salat ketika banjir bandang menerjang pemukiman. Waktunya yang begitu singkat membuat sebagian warga bahkan tidak sempat menyelamatkan diri.

Ahmad memeluk mukena ibunya yang kini dingin dan berlumpur, seolah masih ingin merasakan kehangatan kasih sayang yang selama ini memeluknya.

“Saya kehilangan Ibu, tetapi saya melihat cara Allah memuliakannya,” ucapnya dengan air mata yang belum juga berhenti.

“Beliau tidak pergi sebagai korban bencana. Beliau pulang sebagai hamba yang sujud.”

Warga yang menyaksikan proses evakuasi menyebut peristiwa ini bukan sekadar kehilangan, tetapi juga pengingat tentang kekuatan iman.

Salah satu relawan evakuasi mengatakan, bahkan di tengah situasi penuh kesedihan, suasana mendadak hening dan khusyuk ketika posisi jasad tersebut terlihat.

Peristiwa ini menjadi salah satu momen paling menyentuh dalam rangkaian musibah yang terjadi. Di tengah kehancuran dan kesedihan, muncul satu kisah yang memberikan cahaya: kisah tentang seorang ibu dari Aceh yang berpulang dalam keadaan paling mulia , sujud di hadapan Tuhannya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Berita Terbaru

Foto hanya ilustrasi

Berita

Ngaku Media, Minta Sumbangan hingga Bawa Pelat Merah

Minggu, 30 Agu 2026 - 20:40 WIB