KPU Sumenep , Zona I Si Busok dan Si Jali Hadir Di Kecamatan Batang Batang

- Editorial Team

Jumat, 2 Agustus 2024 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEPdapurpos.com/ Kirab maskot Si Jalih dan Si Busok, merupakan salah satu bentuk sosialisasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk menghadapi momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Hal tersebut, juga salah satunya bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Pilkada Serentak Jatim, pada Bulan November 2024 mendatang.

Sementara, untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) Sumenep 2024, maskot yang diusung adalah Si Busok, dengan bentuk hewan endemik dari Pulau Raas. Untuk arti nama Si Busok sendiri yakni

“Siap Bebas, Umum, Serentak, Orientasi Kesejahteraan”.

Kirab Si Jalih dan Si Busok yang berlangsung lapangan sepak bola Kecamatan Batang Batang Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur ,yang dimeriahkan berbagai pentas seni budaya sumenep diantaranya pertunjukan musik daul daul Peccot Ngamok, tari potre soengenep, parade budaya dan bermacam pentas seni lainnya. Jumat 02 Agustus 2024.

Ketua KPU Sumenep Nurus Syamsi menjelaskan Kirab Maskot tersebut, memang merupakan salah satu tahapan sosialisasi mengenai Pilkada Jatim dan Pilbup Sumenep 2024, yang perlu dilakukan oleh KPU kepada masyarakat.

Baca Juga:  Warga Guluk-Guluk Tanam Pisang di Jalan Berlubang, Protes Kerusakan Jalan yang Tak Kunjung Diperbaiki

Seperti diketahui Kirab Maskot tersebut, dilandaskan pada Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang tahapan dan jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota.

Serta Surat Edaran (SE) Nomor 309 Tahun 2024 tentang petunjuk teknis pelaksanaan kirab maskot serentak di Jawa Timur.

“Tujuan dari semua ini, untuk mensosialisasikan Pilkada 2024 kepada masyarakat Kabupaten Sumenep,” ungkap Ketua KPU Sumenep Nurus Syamsi. 

Dirinya juga mengingkatkan, agar masyarakat tidak sampai golput di Pilkada 2024. Karena menurutnya, dengan menyalurkan hak pilihnya, masyarakat mampu menentukan pemimpin yang berkualitas.

Baca Juga:  Tamu Undangan KPU Dikenai Biaya Parkir Oleh Sekelompok Orang Yang Mengatasnamakan KONI Sumenep

Juga hadir para tamu undangan Camat Batang-batang Mujib, S. Sos, M. Si sebagai tuan rumah,kapolsek , koramil, Panwascam dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan pantarli yang masuk zona 1. Selain itu, juga ada dari lembaga pendidikan, Pemerintah Desa

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi
PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik
NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi
DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi
DPRD Sumenep Perkuat Legislasi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
DPRD Sumenep Tancap Gas Tetapkan Propemperda 2026, Perkuat Arah Regulasi Daerah
DPRD Sumenep Dalami Tiga Raperda, Soroti Reformasi Birokrasi hingga Layanan Kesehatan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:16 WIB

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:33 WIB

Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:38 WIB

PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:25 WIB

NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi

Berita Terbaru