DAPURPOS.COM / SUMENEP – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Ironisnya, ketika sejumlah SPBU mengalami keterbatasan stok, BBM bersubsidi justru masih mudah ditemukan di tingkat pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Berdasarkan pantauan media ini, kelangkaan BBM bersubsidi, khususnya solar, disebut cukup sering terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep. Kondisi tersebut membuat masyarakat, terutama para nelayan, petani dan pengendara yang membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari, harus mencari bahan bakar ke berbagai tempat.
Namun di tengah keterbatasan stok di SPBU, BBM jenis Pertalite maupun solar masih ditemukan di sejumlah tempat penjualan eceran dengan harga yang lebih tinggi dari harga resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fenomena tersebut kembali menjadi sorotan setelah media ini mendapati sebuah SPBU di wilayah Jalan Raya Talambung Laok, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, memasang papan pemberitahuan bertuliskan “Solar Kosong!!!”.
Di lokasi yang sama, berdasarkan pantauan media ini, terlihat adanya aktivitas pengisian Pertalite bersubsidi ke dalam jerigen. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai pengawasan dan distribusi BBM bersubsidi agar benar-benar tepat sasaran.
Masyarakat menilai, kelangkaan BBM di SPBU yang berulang kali terjadi perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Sebab, ketika masyarakat kesulitan mendapatkan BBM dengan harga resmi, bahan bakar tersebut justru masih tersedia di tingkat eceran dengan harga yang lebih mahal.
Kondisi ini tentu semakin membebani masyarakat kecil yang bergantung pada BBM bersubsidi untuk menunjang aktivitas dan mata pencahariannya.
Masyarakat berharap pihak pengelola SPBU, Pertamina serta instansi pemerintah terkait melakukan pengawasan lebih ketat terhadap distribusi BBM bersubsidi, termasuk aktivitas pengisian BBM menggunakan jerigen.
Hingga berita ini ditulis, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola SPBU dan instansi terkait mengenai kondisi kelangkaan BBM serta aktivitas pengisian Pertalite ke dalam jerigen tersebut. (A/R)**
Penulis : Adie
Editor : Redaksi













