BBM Subsidi Langka, Avanza Putih Diduga Isi Pertalite ke Jerigen di SPBU Kolor

- Editorial Team

Rabu, 9 September 2026 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.COM / SUMENEP — Persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya muncul keluhan terkait ketersediaan BBM subsidi di sejumlah SPBU, kini perhatian masyarakat juga tertuju ke SPBU Kolor.

Kelangkaan BBM subsidi yang terjadi sewaktu-waktu diduga dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang bermain dalam distribusi BBM bersubsidi. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang benar-benar membutuhkan Pertalite untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:  Pasien Puas, Direktur RSUD Moh Anwar Jadikan Apresiasi sebagai Motivasi Perbaikan Layanan

Berdasarkan pantauan media ini, muncul dugaan sebuah mobil Toyota Avanza berwarna putih melakukan pengisian BBM bersubsidi jenis Pertalite menggunakan sejumlah jerigen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jerigen-jerigen tersebut diduga diangkut menggunakan mobil Avanza putih. Aktivitas pengisian BBM bersubsidi tersebut menjadi perhatian karena dilakukan di tengah keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan Pertalite di sejumlah SPBU.

Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya video yang direkam oleh Dayat. Dalam rekaman video itu terlihat aktivitas pengisian BBM subsidi jenis Pertalite ke dalam jerigen yang kemudian diangkut menggunakan kendaraan Avanza putih tersebut.

Baca Juga:  H. Achmad Fauzi Wongsojudo Resmi Terima SK Kepengurusan MUI Jawa Timur

Video tersebut kemudian menjadi perhatian dan memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan distribusi BBM bersubsidi di SPBU Kolor.

Kelangkaan BBM bersubsidi sendiri kerap menjadi keluhan masyarakat. Ironisnya, ketika masyarakat kesulitan mendapatkan BBM subsidi di SPBU, bahan bakar tersebut diduga masih mudah ditemukan di tingkat pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Baca Juga:  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Umumkan Penyesuaian Layanan Selama Libur Idul Fitri 1447 H

Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk pengelola SPBU, Pertamina, serta aparat penegak hukum, melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap dugaan aktivitas tersebut agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola SPBU Kolor dan instansi terkait untuk mendapatkan penjelasan serta klarifikasi mengenai aktivitas pengisian BBM tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Adie

Editor : Man

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iming-iming Surga dan Umur Panjang, FA Diduga Raup Rp1,3 Miliar dari Pengikut
Empat Siswa MAN Sumenep Disiapkan Jadi Penggerak Kesehatan Remaja
KSOP Kalianget Tegaskan Aturan Keselamatan Pelayaran, Penumpang Diminta Disiplin
Dua Kades Terseret Narkotika, Terancam Dicopot dari Jabatan
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Iming-iming Surga dan Umur Panjang, FA Diduga Raup Rp1,3 Miliar dari Pengikut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:26 WIB

Empat Siswa MAN Sumenep Disiapkan Jadi Penggerak Kesehatan Remaja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:55 WIB

KSOP Kalianget Tegaskan Aturan Keselamatan Pelayaran, Penumpang Diminta Disiplin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Dua Kades Terseret Narkotika, Terancam Dicopot dari Jabatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Berita Terbaru