Sumenep, Dapurpos.com – Aksi balap motor liar yang dilakukan sekelompok anak muda setiap malam Minggu atau Minggu dini hari di sepanjang Jalan Diponegoro, Kelurahan Bangselok dan Karangduak, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, kembali menuai sorotan tajam dari warga.
Terbaru, aksi balap liar terjadi pada Minggu dini hari (25/5/2025) sekitar pukul 01.30 WIB. Suara bising knalpot dan aksi ugal-ugalan para pelaku membuat warga setempat terganggu dan merasa terancam.
Menurut warga Bangselok, Saleh (40), aksi tersebut telah berlangsung lama dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.
“Apa yang mereka lakukan sangat meresahkan. Kami ingin membubarkan mereka, tapi khawatir terkena sanksi hukum,” ujarnya dengan nada kesal.
Warga lain juga menilai bahwa keberadaan penonton menjadi pemicu semangat para pelaku untuk terus melakukan aksi balap liar. Bahkan, mereka disebut kerap mempermainkan petugas keamanan yang melakukan patroli.
“Mereka sengaja beraksi saat petugas lengah. Ketika patroli datang, mereka kabur. Tapi setelah petugas pergi, mereka kembali lagi dan melanjutkan aksi,” tambah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain menimbulkan kebisingan yang mengganggu waktu istirahat warga, balap liar ini juga sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut. Tidak hanya itu, aksi ini menunjukkan lemahnya pengawasan dari orang tua terhadap anak-anak mereka.
“Kondisi ini mencerminkan rendahnya peran serta orang tua dalam mendidik dan mengawasi perilaku anak-anak mereka,” imbuh Saleh.
Warga berharap pihak Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Polsek Kota, khususnya melalui Tim Elang Satlantas, dapat memperketat pengawasan dan rutin melakukan patroli di kawasan tersebut guna mencegah terulangnya aksi serupa.
Redaksi Dapurpos.com mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ikut menyaksikan aksi balap liar, karena kehadiran penonton justru memberi ruang bagi pelaku untuk terus melakukan kegiatan berbahaya tersebut. (red)**





