DPRD Sumenep Tegaskan Komitmen Pembangunan Inklusif, Kepulauan Jadi Prioritas dalam RPJMD 2025–2029

- Editorial Team

Jumat, 11 Juli 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep — Dapurpos.com  DPRD Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk memastikan arah pembangunan lima tahun ke depan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan. Hal ini tercermin dalam pembahasan intensif Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, yang saat ini memasuki tahap akhir pembahasan.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD DPRD Sumenep, Mulyadi, SH., MH., menekankan bahwa dokumen RPJMD bukan sekadar formalitas administratif, tetapi harus menjadi panduan strategis dalam menata pembangunan yang adil dan merata di seluruh wilayah Sumenep.

Baca Juga:  Kurang Pasokan Es Untuk Pembekuan, Nelayan Masalembu Membuang Hasil Tangkapan

“RPJMD ini harus menyentuh rakyat. Kepulauan yang selama ini tertinggal wajib jadi prioritas pembangunan,” tegas Mulyadi dalam rapat paripurna penyampaian laporan akhir Pansus yang digelar pada Rabu (9/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, Sumenep sebagai daerah dengan 126 pulau memiliki tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan. Oleh karena itu, fokus pembangunan tidak boleh hanya terpusat di daratan, namun juga harus memperhatikan pemerataan infrastruktur, pelayanan dasar, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di kepulauan.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumenep Janjikan Kantor Baru Bapenda : Pelayanan Publik Akan Makin Maksimal

Selain itu, DPRD juga mendesak agar Pemerintah Daerah memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pemanfaatan aset daerah serta penyusunan regulasi strategis yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Mulyadi juga mengingatkan pentingnya penguatan fungsi pengawasan terhadap anggaran daerah. Hal ini menjadi perhatian utama menjelang pembahasan Perubahan APBD 2025, agar penggunaan anggaran benar-benar efektif dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin APBD itu punya arah dan dampak. Tidak sekadar pembangunan fisik, tapi juga investasi pada sumber daya manusia yang berdaya dan sejahtera,” imbuhnya.

Dengan semangat satu komitmen membangun 126 pulau yang ada di Sumenep, DPRD berharap RPJMD 2025–2029 mampu menjadi peta jalan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama. (jar/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi
PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik
NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi
DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi
DPRD Sumenep Perkuat Legislasi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
DPRD Sumenep Tancap Gas Tetapkan Propemperda 2026, Perkuat Arah Regulasi Daerah
DPRD Sumenep Dalami Tiga Raperda, Soroti Reformasi Birokrasi hingga Layanan Kesehatan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:16 WIB

Rotasi 25 Pejabat, Bupati Sumenep: Hadirkan Energi Baru untuk Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:33 WIB

Dapil DPRD Surabaya Siap Dievaluasi, NasDem Ingatkan Jangan Jadi Ajang Bagi-bagi Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:38 WIB

PDIP Diseret ke Pusaran Demo MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Bukan Alat Politik

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:25 WIB

NasDem Jatim Naikkan Jumlah Kurban Jadi 155 Ekor, PWNU hingga Ponpes Bumi Sholawat Kebagian Sapi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sumenep Godok Raperda Pengelolaan Aset Daerah, Gandeng Akademisi UTM Perkuat Regulasi

Berita Terbaru