SUMENEP, DAPURPOS.COM — Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026 tidak berhenti pada seremoni. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget menjadikan momentum tersebut untuk mempertegas komitmen terhadap keselamatan pelayaran sekaligus memperkuat integritas dalam menjalankan tugas.
Komitmen itu ditunjukkan melalui keikutsertaan jajaran KSOP Kelas IV Kalianget dalam upacara gabungan Harhubnas yang digelar di Kabupaten Sumenep, Kamis (17/9/2026).
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., hadir langsung sebagai undangan kehormatan. Ia didampingi jajaran pegawai KSOP Kalianget yang mengikuti upacara bersama insan perhubungan di Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Harhubnas 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.” Tema tersebut menempatkan konektivitas transportasi, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan sebagai bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pembangunan nasional.
Namun, bagi jajaran KSOP Kalianget, penguatan konektivitas transportasi laut harus berjalan beriringan dengan aspek keselamatan.
“Keselamatan pelayaran adalah harga mati. Karena itu, seluruh jajaran KSOP Kalianget harus bekerja secara profesional, disiplin, dan berintegritas untuk memastikan setiap aktivitas pelayaran berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan,” tegasnya.
Usai upacara gabungan, jajaran KSOP Kelas IV Kalianget langsung memperkuat komitmen internal melalui pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Integritas Keselamatan Pelayaran di Ruang Rapat KSOP Kalianget.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala KSOP Kelas IV Kalianget dan diikuti seluruh pegawai.
Dalam deklarasi itu, insan perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, menyatakan lima komitmen utama terkait keselamatan pelayaran.
Pertama, menempatkan keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua, melaksanakan tugas secara proporsional dan responsif.
Ketiga, menolak secara tegas segala bentuk pelanggaran, pembiaran, maupun intervensi yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.
Keempat, membangun budaya keselamatan yang preventif dan proaktif, sehingga potensi risiko dapat diantisipasi sebelum menimbulkan persoalan.
Kelima, memastikan keselamatan tidak sekadar menjadi prasyarat, tetapi benar-benar menjadi budaya, standar, sekaligus tanggung jawab bersama.
Deklarasi tersebut menjadi penegasan bahwa keselamatan pelayaran bukan hanya persoalan teknis, melainkan bagian fundamental dari pelaksanaan tugas dan pelayanan transportasi laut.
Momentum Harhubnas ke-55 sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh insan perhubungan bahwa konektivitas laut yang kuat harus ditopang dengan sistem keselamatan yang konsisten, pengawasan yang bertanggung jawab, serta integritas setiap personel dalam menjalankan tugas.
Dengan komitmen tersebut, KSOP Kelas IV Kalianget menegaskan upaya membangun transportasi laut yang tidak hanya terhubung, tetapi juga aman, tertib, berintegritas, dan berkelanjutan.
Penulis : Adie
Editor : Man
Sumber Berita: Dapurpos.com












