Pemkab Sumenep Gencarkan Pemutakhiran Data Pajak Desa, Wujudkan Pelayanan Digital dan Transparan

- Editorial Team

Selasa, 23 September 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DAPURPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus melakukan terobosan di sektor pelayanan publik. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), program pemutakhiran data objek pajak atau yang dulu dikenal dengan klasiran kini digencarkan hingga menyasar desa-desa.

Program strategis ini merupakan bagian dari visi besar Bupati Sumenep, dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH., dengan tagline “Bismillah Melayani” yang menekankan pelayanan prima, cepat, dan transparan bagi masyarakat.

Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pemutakhiran data bukan sekadar pembaruan administrasi, melainkan pintu masuk menuju sistem perpajakan digital sekaligus membuka jalan bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat program lain dari pemerintah pusat.

“Dari total 324 desa di Kabupaten Sumenep, sudah ada sekitar 187 desa lebih yang berhasil memperbarui data pajaknya. Program ini gratis, masyarakat tidak perlu membayar sepeser pun,” ujar Faruk saat memberikan sambutan dalam acara di Balai Desa Ketawang Larangan, Selasa (23/09/2025).

Dalam kesempatan itu, Faruk mengingatkan masyarakat agar tidak keliru memahami fungsi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).

“SPPT hanya dokumen perhitungan pajak, bukan bukti kepemilikan tanah. Hak milik tetap sertifikat yang diterbitkan lembaga resmi,” tegasnya.

Faruk menjelaskan bahwa program pemutakhiran data juga menjadi bagian dari transformasi digital di Bapenda Sumenep. Sistem manual berbasis Sismiop kini ditinggalkan dan diganti layanan digital.

“Pembayaran PBB ke depan wajib non-tunai. Lebih mudah, transparan, dan menutup peluang pungli. Bahkan warga tidak perlu jauh-jauh ke kota, semua bisa dilakukan lewat layanan digital,” jelasnya.

Menurut Faruk, desa yang telah memperbarui data pajak memiliki peluang besar mengikuti Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari pemerintah pusat.

“Kalau data pajaknya sudah rapi, desa bisa memperoleh program PTSL. Tapi syarat utamanya, PBB harus lunas terlebih dahulu,” katanya.

Ia mencontohkan Desa Ketawang Larangan yang berpeluang mendapatkan program PTSL setelah pemutakhiran data rampung, dengan catatan seluruh wajib pajak tertib membayar PBB.

Baca Juga:  Jembatan Penghubung Desa Mandala-Pakondang Telan Dana Fantastis, Menjadi Pertanyaan Bagi Warga

Suasana acara di Desa Ketawang Larangan berlangsung hangat. Hadir jajaran Bapenda, Kepala Desa beserta perangkatnya, serta para ibu-ibu penggerak desa yang antusias memberikan dukungan.

“Ini wujud nyata tagline Bismillah Melayani. Pemerintah hadir, melayani, dan memberikan kemudahan untuk masyarakatnya,” tutur Faruk.

Ia menutup sambutannya dengan penegasan bahwa tarif PBB di Sumenep tergolong paling murah se-Indonesia.

“Tidak ada alasan untuk menunda pembayaran. Justru dengan tarif murah ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual
Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh
Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan
Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG
Kasus BBM Seret Anggota Polairud, JSP Desak Kejari Sumenep Buka Proses Hukum
Pilkades 2027 Sumenep: 246 Desa Disiapkan, E-Voting dan Manual Bakal Diterapkan
Sembilan Bulan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar Menunggak, DPMD Sumenep Ancam Langkah Hukum
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Pilkades Sumenep 2027: E-Voting Diusulkan untuk Daratan, Kepulauan Tetap Manual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Banjir Informasi Digital, Bupati Sumenep Ingatkan Pelajar Tak Mudah Terpengaruh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Langsar, Baznas Jatim-Sumenep Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Wabup Sumenep Tegas! Kepala Sekolah Tak Cukup Urus Administrasi, Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Damkar Sumenep Latih Siswa Cegah Kebakaran dan Tangani Kebocoran LPG

Berita Terbaru