Sumenep, Dapurpos.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., turun langsung melakukan monitoring ke Desa Beringin, Kecamatan Dasuk, Kamis (02/10/2025). Kunjungan ini menjadi bagian penting dari rangkaian tindak lanjut sosialisasi pembayaran pajak non tunai serta pemutakhiran data objek pajak yang sedang berlangsung di sembilan desa sasaran.
Dalam pertemuan bersama Kepala Desa Beringin, Moh. Saleh, Faruk menekankan bahwa ketelitian dalam pendataan pajak tidak bisa ditawar-tawar.
“Data yang valid adalah kunci keadilan dan transparansi bagi wajib pajak. Karena itu, kami memastikan akurasi menjadi prioritas utama dalam setiap pemutakhiran data,” tegasnya, Sabtu (04/11/2025).
Mantan Camat Teladan itu juga menuturkan, monitoring ke desa bukan sekadar formalitas administratif, melainkan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengawal langsung kerja petugas di lapangan.
“Laporan saja tidak cukup. Dengan hadir langsung, kami bisa melihat fakta di lapangan sekaligus memastikan program pajak non tunai benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Faruk menyampaikan, monitoring akan terus dilakukan secara berkelanjutan ke desa-desa lain.
“Minggu depan, kami lanjutkan ke desa lain agar seluruh proses bisa terpantau dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Beringin, Moh. Saleh, menyambut baik perhatian Bapenda Sumenep. Menurutnya, pemantauan langsung dari Kepala Bapenda memberi semangat baru bagi aparatur desa.
“Kami merasa didampingi, dan hal ini membuat pelaksanaan pemutakhiran data di Desa Beringin lebih terarah dan maksimal,” katanya.
Kegiatan monitoring ini menegaskan konsistensi Bapenda Sumenep dalam membangun sistem perpajakan modern yang transparan serta berbasis teknologi, melalui dorongan kuat penerapan pembayaran pajak non tunai di seluruh desa.





