Penguatan Layanan Posyandu, Dinkes P2KB Sumenep Gelar Advokasi dan Koordinasi 6 SPM Kesehatan

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAPURPOS.COM, SUMENEP — Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar masyarakat kembali diperkuat Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui kegiatan Advokasi dan Koordinasi Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang digelar pada Senin, 27 Oktober 2025, di Hotel Myze Sumenep.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep ini menghadirkan narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep.

Hadir sebagai peserta, para Kepala Puskesmas dan Penanggung Jawab Puskesmas dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep. Mereka menjadi unsur penting dalam mendorong implementasi 6 SPM bidang kesehatan berbasis Posyandu, mulai dari pelayanan ibu hamil, bayi baru lahir, balita, imunisasi, hingga penanganan penyakit tertentu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Kesmas Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, Desy Febryana, S.ST., M.MKes, dalam sambutannya menegaskan bahwa Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi motor penggerak peningkatan kualitas hidup masyarakat dari level paling bawah.

“SPM harus dipahami bukan hanya sebagai aturan administrasi, tetapi komitmen moral pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak, merata, dan bermutu,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan Posyandu membutuhkan sinergi lintas sektor, terutama dengan PKK yang selama ini menjadi mitra strategis pendorong kegiatan kesehatan berbasis masyarakat.

Kegiatan ini juga bertujuan menyatukan persepsi, menguatkan kolaborasi, serta memastikan pelaksanaan SPM di Posyandu berjalan optimal sesuai target nasional.

Dengan terlaksananya forum advokasi dan koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap agar seluruh puskesmas mampu menyusun strategi implementasi dan pembinaan Posyandu berbasis data, target, dan evaluasi yang terukur.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan P2KB Sumenep menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat dari desa hingga kota demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, berkualitas, dan berdaya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Prajurit Kodaeral IX Asah Kemampuan Tempur, Puluhan Personel TNI AL Ikuti Latihan Menembak di Maluku Tengah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:05 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar

Berita Terbaru