cerah melihat dunia
Beli Tema IniIndeks

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsoyudo: Wisata Desa Berhasil Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Hingga 5,8 Persen

Foto : Bupati Sumenep Dr.H.Akhmad Fauzie Wongsojudo, S.H, M.H.

DAPURPOS.COM, SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsoyudo menegaskan bahwa strategi pembangunan pariwisata di Kabupaten Sumenep berfokus pada pariwisata berbasis masyarakat, dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Menurut Bupati, setiap desa di Sumenep memiliki potensi wisata dan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan secara optimal melalui konsep wisata desa.

“Pariwisata yang kami bangun adalah pariwisata berbasis masyarakat. Di setiap desa ada potensi wisata dan ekonomi kreatif. Karena itu kami membangun wisata desa,” ujar Bupati Achmad Fauzi Wongsoyudo.

Dalam kurun waktu lima tahun, Pemkab Sumenep berhasil membangun 22 destinasi wisata desa yang kini menjadi ruang tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif lokal, mulai dari UMKM, kuliner, seni budaya, hingga layanan wisata berbasis komunitas.

Baca Juga :  Miniatur Labeng Mesem Bappeda–BKPSDM Sumenep Raih Best Booth di Madura Night Vaganza 2025

Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa desa merupakan titik konsentrasi pertumbuhan ekonomi daerah. Ketika desa bergerak, seluruh sektor ekonomi akan ikut terdorong.

“Desa adalah akumulasi pertumbuhan. Kalau desa berkembang, maka pertumbuhan ekonominya akan tumbuh secara baik,” jelasnya.

Dampaknya dapat terlihat jelas. Pertumbuhan ekonomi Sumenep yang awalnya berada di angka 2,6 persen, meningkat menjadi 5,35 persen. Pada periode berikutnya, angka tersebut kembali naik menjadi 5,80 persen, dan pada tahun berjalan diperkirakan mampu menembus di atas 6 persen.

“Insya Allah pertumbuhan ekonomi kita masih di atas 6 persen,” ungkap Bupati optimistis.

Keberhasilan pembangunan wisata desa ini menunjukkan bahwa pariwisata tidak hanya menjadi sumber hiburan, tetapi sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.