Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

- Editorial Team

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dapurpos.com/, SUMENEP – Memasuki musim tanam dan pengolahan tembakau tahun ini, para petani di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menghadapi tantangan berat. Selain tingginya biaya operasional, petani kini dihadapkan pada kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang sangat dibutuhkan untuk mesin pompa air.

Kelangkaan akses terhadap BBM subsidi ini memaksa para petani harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli BBM non-subsidi dengan harga yang jauh lebih tinggi. Kondisi ini membuat struktur biaya produksi tembakau tahun ini membengkak secara signifikan dibandingkan musim-musim sebelumnya.

Baca Juga:  Penyaluran Program Bantuan Pangan Tahun 2024 di Desa Dasuk Laok Sumenep Diduga Tak Beres, Aktivis Lidik Hukum dan Ham ; Akan Bawa ke Ranah Hukum

Menanggapi situasi yang kian mencekik petani, Koordinator Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Pasongsongan, Masyuni Ramadhan, S.M., angkat bicara. Ia menyoroti ketimpangan antara biaya operasional yang terus naik dengan kepastian harga jual di tingkat petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Biaya produksi saat ini sangat tinggi, terutama karena sulitnya mendapatkan BBM subsidi. Kami berharap pemerintah, melalui dinas terkait dan pihak berwenang, dapat melakukan intervensi kebijakan agar harga beli tembakau tahun ini bisa dinaikkan,” tegas Ramadhan.

Menurut Ramadhan, kenaikan harga tembakau adalah satu-satunya harapan petani agar tetap bisa mendapatkan keuntungan yang layak untuk menutupi tingginya biaya tanam hingga panen. Tanpa penyesuaian harga, dikhawatirkan banyak petani akan mengalami kerugian besar yang berujung pada penurunan minat tanam di musim mendatang.

Baca Juga:  Jejak Bung Karno di Sumenep Tak Boleh Dihapus, Banteng Sakera Nahdliyin Serukan Perlawanan terhadap Lupa Sejarah

Selain persoalan harga, pihak Gapoktan juga mendesak agar pemerintah daerah segera turun tangan memfasilitasi akses distribusi BBM subsidi bagi sektor pertanian khususnya di desa lebeng barat Kecamatan Pasongsongan. Ramadhan berharap adanya alokasi khusus atau kartu kendali bagi petani agar mereka tidak lagi kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan mesin pertanian.

Baca Juga:  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan dan Pemeriksaan Mata Gratis untuk Difabel

Hingga saat ini, para petani tembakau di Pasongsongan masih menanti tindak lanjut dari pemerintah terkait aspirasi tersebut, sembari tetap berupaya menjaga kualitas panen di tengah keterbatasan sarana dan prasarana. (adie/red)**

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu
Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran
Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu per Liter: Aktivis Desak Pemkab Sumenep Sikat Mafia dan Pengecer Nakal
Kelangkaan BBM Kian Parah, Pengendara di Sumenep Harus Keliling Cari Bahan Bakar
KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak Generasi Maritim Unggul dan Bersertifikat
KSOP Kalianget Aktif Dukung Wet Drill Evakuasi Medis Kru Kapal Pan Marine 14 di Blok Maleo
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

Sekjen APSI Sentil SPBU Kolor Sumenep, BBM Subsidi Jangan Sampai Dikuasai Pihak Tertentu

Senin, 7 September 2026 - 09:49 WIB

Inovasi Mahasiswa UA: Selada Tumbuh Subur di Atas Kolam Lele Annuqayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Biaya Produksi Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi.

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Pembangunan Lebih Terukur dan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pesan Muharram dari Arif Firmanto: Bangun Sumenep dengan Spirit Hijrah dan Kebersamaan

Berita Terbaru