DAPURPOS.COM, SUMENEP, MADURA, JAWA TIMUR – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, melakukan kunjungan langsung ke Bank Jatim Cabang Sumenep pada Senin (17/03/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan layanan perbankan dalam menghadapi lonjakan transaksi masyarakat selama bulan suci Ramadan dan menjelang Lebaran.
Dalam kunjungannya, Bupati Fauzi disambut oleh Kepala Bank Jatim Cabang Sumenep, MM. Arief Firdausi, beserta jajaran pimpinan divisi.
Tak sekadar melakukan pemantauan, orang nomor satu di Sumenep ini juga berdialog langsung dengan pihak bank guna memastikan bahwa layanan operasional berjalan dengan lancar dan optimal.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Sumenep bisa bertransaksi dengan nyaman, terutama menjelang Idul Fitri, di mana kebutuhan perbankan biasanya meningkat drastis. Pelayanan yang optimal adalah kunci agar masyarakat tidak mengalami kendala,” ujar BupatiAchmad Fauzi Wongsojudo.
Dalam kesempatan yang sama, M.M. Arief Firdausi memastikan bahwa Bank Jatim Cabang Sumenep telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan transaksi selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
“Kami pastikan seluruh layanan, baik teller maupun e-Channel, akan berjalan normal dan optimal. Ketersediaan dana di ATM juga kami pantau secara ketat agar tidak terjadi kekosongan yang dapat menghambat transaksi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, pihak bank juga menyiapkan layanan digital banking sebagai solusi transaksi yang lebih cepat dan praktis.
Dengan meningkatnya kebutuhan transaksi non-tunai, Bank Jatim terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan perbankan digital guna menghindari antrean panjang di kantor cabang.
Selain memastikan kelancaran layanan perbankan, pada kesempatan yang sama, Bupati Fauzi juga kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Ia mendorong seluruh kepala desa di Sumenep untuk segera merancang dan merealisasikan program ketahanan pangan, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Minimal 20 persen dari Dana Desa harus dialokasikan untuk ketahanan pangan. Ini bukan hanya instruksi pusat, tetapi juga kebutuhan nyata agar masyarakat kita semakin mandiri dan tidak bergantung pada pasokan dari luar,” tegasnya.
Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan lokal dan memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat Sumenep, terutama di sektor pertanian dan peternakan.
Dengan kesiapan layanan Bank Jatim Cabang Sumenep dan langkah strategis yang diambil pemerintah daerah, masyarakat diharapkan bisa menjalani Ramadan dan menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang dan nyaman.
Pemkab Sumenep berkomitmen untuk terus memastikan seluruh sektor baik perbankan, ekonomi, hingga ketahanan pangan berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat.
“Sumenep harus siap, dari layanan keuangan hingga ketersediaan pangan. Kita ingin masyarakat bisa menikmati Lebaran dengan bahagia, tanpa khawatir soal transaksi atau kebutuhan pokok,” pungkas Bupati Fauzi.
Dengan kesiapan yang matang ini, diharapkan Sumenep akan menghadapi musim Lebaran 2025 dengan stabilitas ekonomi yang terjaga dan layanan publik yang semakin optimal.
(jar/red)**





