Bupati Sumenep Mengundang dan Menyerahkan Langsung Bantuan Kepada Abang Becak, Begini Penjelasannya

- Redaksi

Rabu, 11 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Dapurpos.Com. – Kepedulian Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH kepada wong cilik sudah tidak diragukan lagi. Kali ini wujud kepeduliannya dengan mengundang ribuan tukang becak ke Pendopo Agung Keraton setempat, Rabu (11/09/2024).

Ribuan tukang becak nampak memadati acara silaturahmi bersama orang nomer wahid di Kota Keris di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Pada silaturahmi ini, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH juga secara langsung mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di samping itu Bang Uje yang kerap dipanggil sehari hari oleh banyak kalangan bawah(wong cilik) itu juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp 42 juta, kepada ahli waris dari salah seorang tukang becak yang telah meninggal dunia, Salamet Riyadi.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menyampaikan, JKM itu untuk memastikan kehidupan ahli waris tetap terjamin. Dan kini, penerima program BPJS Ketenagakerjaan khusus pekerja rentan di ujung timur pulau Garam Madura sudah tidak ada alias tercover semua.

Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinan Bupati Fauzi untuk menjadikannya tidak adanya orang katagori miskin baru di Kabupaten ujung timur pulau Garam Madura.

Dirinya mengungkapkan, jika korban sudah tiga tahun mengikuti program itu lalu meninggal dunia dan meninggalkan anak yang masih sekolah, maka pendidikan ahli warisnya akan dicover oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Kalau sudah tiga tahun, tukang becak kita ikutkan, misalnya terjadi meninggal, anaknya ditinggal berarti kan untuk pendidikannya susah, maka anaknya itu kita kasih beasiswa, untuk di sekolahkan. Misalnya SD ditinggal, Dari SD sampai SI kita biayai,” ungkapnya.

Demikian, menurut dia menuturkan itu bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinannya dalam mensejahterkaan pekerja rentan, seperti nelayan, petani, tukang becak dan beberapa lainnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, progam untuk pekerja rentan itu tetap dilakukan verifikasi data bagi calon penerima untuk memastikan tepat sasaran.

Dalam memastikan agar tepat sasaran, dilakukan koordinasi langsung dengan Pemerintah Desa (Pemdes) se Kabupaten Sumenep. Hasilnya koordinasi itu kemudian disinkronkan dengan data di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Jadi kita tidak sembarangan. Kita kroscek dulu datanya, kita kerjasama dengan Pemdes dan disinkronkan dengan DTKS,” tandasnya.

Hingga saat ini tercatat terdapat ribuan pekerja rentan di Kabupaten Sumenep yang ter-cover BPJS Ketenagakerjaan, di antaranya nelayan sebanyak 1.780 orang, 2.274 petani, 1.984 tukang becak, tukang bangunan, ART, dan tukang ojek. Dengan premi besaran yang dibayarkan Rp16.800 perbulan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu
Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal
DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas
Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah
Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi
Tak Hanya Rangkap Jabatan, Kini Dugaan Mark Up Data Siswa di Pagerungan Besar Jadi Perhatian
Sekdes Diduga Rangkap Kepala PAUD, HIMPAS Desak Pemerintah Bertindak
Sekdes Tetap Bungkam Seribu Bahasa Meskipun Sudah Berulangkali Dikonfirmasi Oleh Awak Media

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:10 WIB

Dari Blangkon untuk Harapan, Kepala SDN di Sumenep Antar Langkah Pertama Irsya Menuju Mimpi dengan Kaki Palsu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:17 WIB

Poltekpel Surabaya dan KSOP Kalianget Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, Cetak 148 SDM Maritim Andal

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:51 WIB

DPRD Sumenep Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Sekdes Pagerungan Besar, Komisi IV Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:00 WIB

Bupati Fauzi: Masa Depan Sumenep Ada di Tangan Generasi Muda yang Berani Berubah

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:42 WIB

Terungkap ! Sekdes Pagerungan Besar Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala PAUD, Publik Desak Klarifikasi

Berita Terbaru